Disorot Pelaku Pasar, Ini Penjelasan BEI soal Masuknya PTPM dalam Daftar LQ45
JAKARTA, investortrust.id – Bursa Efek Indonesia (BEI) angkat bicara soal masuknya PT Mitra Pack Tbk (PTMP) sebagai salah satu konstituen indeks LQ45, bersama jajaran saham lain yang memiliki likuiditas dan kapitalisasi pasar besar.
Dalam daftar LQ45 terbaru, PTMP menjadi saham dengan kapitalisasi pasar terkecil, yakni di bawah Rp 1 triliun, tepatnya Rp 900 miliar pada penutupan perdagangan Jumat, (26/1/2024).
Namun Direktur Pengembangan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Jeffrey Hendrik menegaskan, penetapan konstituen dari indeks-indeks, termasuk LQ45 yang diumumkan kemarin, sudah melalui proses yang sesuai prosedur.
“Terkait satu saham yang ditanya tadi itu, setelah kami telaah, apakah semua prosedur dan ketentuan itu dijalankan. Misal, soal likuiditas, kemudian persyaratan lain apakah sudah listing minimal enam bulan, ternyata itu terpenuhi semua,” jelas Jeffrey kepada wartawan di Gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (26/1/2024).
Baca Juga
Dia memaparkan, penetapan konstituen suatu indeks digunakan parameter kuantitatif dan kualitatif, termasuk value, volume, frekuensi, rasio fundamental, dan parameter lain.
“Rasio-rasio fundamental, kemudian parameter lain misal apakah ada UMA (unusual market activity) atau tidak. Hal-hal seperti itu kan diperhatikan juga untuk memberikan perlindungan sebagai investor,” sambung Jeffrey.
Dari hal tersebut, saham-saham yang masuk dalam IDX30, LQ45, IDX80, dan indeks lainnya yang diumumkan BEI, tegas Jeffrey, sudah sesuai dengan prosedur yang ada.
“Data-data dari saham ini dimasukkan ke dalam sistem penyaringan itu dan keluar lah hasilnya,” imbuh dia.
Baca Juga
Mengejutkan! Saham Mitra Pack (PTMP) Masuk LQ45, Berikut Fakta Emiten Ini
Penyaringan dimaksud, meliputi saham-saham dari indeks harga saham gabungan (IHSG) yang berisi semua saham di BEI, kemudian daftarnya dipersempit lagi ke indeks-indeks sektoral. Selanjutnya, ada lagi saham-saham yang dipilih untuk masuk IDX80 sehingga jumlah saham semakin tersaring.
“Bagaimana metodologinya, terus terang dari bursa tidak akan bisa buka secara penuh. Supaya tidak ada pihak-pihak yang bisa dengan upaya tertentu, tahu oh ini rumusnya, jadi ikuti saja supaya masuk ke indeks,” tegas Jeffrey.
Melalui laman resminya, BEI memberi deskripsi bahwa LQ45 merupakan indeks yang mengukur kinerja harga dari 45 saham yang memiliki likuiditas tinggi dan kapitalisasi pasar besar, serta didukung fundamental perusahaan yang baik.
Oleh karena itu, banyak pelaku pasar mempertanyakan latar belakang masuknya PTMP ke daftar LQ45 periode 1 Februari-31 Juli 2024.

