Dorong Penjualan, Matahari (LPPF) Targetkan Buka 6 Gerai Baru di 2024
JAKARTA, investortrust.id – PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) menargetkan, membuka empat hingga enam gerai baru pada tahun 2024. Ekspansi ini merupakan lanjutan dari pembukaan delapan gerai baru pada tahun 2023.
“Matahari akan bergerak maju dengan fokus khusus pada pembaruan gerai-gerai yang memiliki dampak besar terhadap kinerja Perseroan,” urai CEO Matahari, Monish Mansukhani, dalam keterangan resmi yang dikutip, Selasa (27/02/2024).
Pembukaan gerai baru tersebut akan selaras dengan perubahan positioning Perseroan, yang fokus membidik pelanggan berpenghasilan menengah yang relevan. “Perubahan positioning ini akan tercermin pada adanya penyesuaian lokasi gerai, merchandise, dan pengalaman pelanggan secara keseluruhan,’’ imbuhnya.
Baca Juga
Strategi penting lainnya yang dilakukan, Perseroan terus meningkatkan rangkaian penawaran produk Direct Purchase melalui pembaruan merek eksklusif dan peluncuran merek SUKO.
Perseroan juga ingin memperkuat kemitraan dengan vendor konsinyasi berkualitas dan menambah merek produk konsinyasi baru yang populer. Penjualan barang dagangan yang lebih cepat untuk meningkatkan kebaruan terus dilakukan melalui promosi yang lebih banyak dan perdagangan dinamis.
Lebih lanjut dikatakan, jumlah anggota aktif Matahari Rewards telah mencapai 8,6 juta pada akhir 2023. Anggota aktif ini menyumbang kontribusi penjualan sebesar 79%, dibandingkan dengan 66% pada tahun sebelumnya. Peningkatan ini sejalan dengan feedback positif pelanggan yang lebih tinggi, dengan NPS sebesar 73 di 2023, dibandingkan dengan 63 di 2022.
Sementara, sebagai inisiatif strategi pemulihan di tengah situasi yang menantang, Mansukhani mengatakan, pihaknya berupaya untuk menyeimbangkan alokasi modal untuk mendukung pertumbuhan, sembari memaksimalkan nilai para pemegang saham.
Baca Juga
Paling penting, Perseroan bermaksud untuk mengalokasikan kenaikan belanja modal di 2024 dan mengajukan pembagian dividen sebesar Rp 200 per saham, sejalan dengan persetujuan sesuai peraturan.
"Meskipun terdapat beberapa tantangan akibat melemahnya Lebaran karena keterlambatan THR dan periode mudik dini yang tidak terduga, kami mengalami kemajuan dalam sejumlah inisiatif strategis. Tim kami lebih siap menghadapi Lebaran kali ini dengan pilihan produk-produk yang lebih baru dan menarik. Kami bermaksud untuk mengakhiri tahun ini dengan portofolio gerai yang lebih kuat dan penawaran omnichannel yang lebih baik,” ujar Monish Mansukhani.
Terkait kinerja, berdasarkan laporang keuangan yang dipublikasikan, Senin (26/02/2024), Matahari mencatat pertumbuhan penjualan sebesar 1,1% year on year menjadi Rp 12,6 triliun di tahun 2023.
Sedangkan margin kotor mencapai Rp 4,3 triliun dengan EBITDA sebesar Rp 1,4 triliun, serta laba bersih Rp 675,36 miliar pada tahun 2023.

