Morgan Stanley Luncurkan Perdagangan Spot Kripto Lewat E*TRADE
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – Morgan Stanley melalui platform pialang ritelnya, ETRADE, resmi meluncurkan layanan perdagangan spot aset kripto. Langkah tersebut memungkinkan nasabah ritel membeli dan menjual aset digital secara langsung melalui akun ETRADE yang sudah dimiliki, sekaligus memperkuat ekspansi institusi keuangan Wall Street ke industri kripto.
Peluncuran tersebut diumumkan Morgan Stanley dalam siaran pers resminya dan menjadi salah satu langkah paling signifikan bank investasi global tersebut dalam menghadirkan akses perdagangan aset digital kepada investor ritel.
Dengan layanan perdagangan spot, nasabah dapat memiliki aset kripto secara langsung (underlying asset), berbeda dengan produk derivatif maupun exchange traded fund (ETF) yang hanya melacak pergerakan harga aset digital.
Baca Juga
PINTU Dorong Literasi Investasi, Soroti Dominasi Generasi Muda di Pasar Kripto
Langkah ini memperluas strategi aset digital Morgan Stanley yang sebelumnya telah menghadirkan berbagai produk investasi berbasis kripto, termasuk ETF spot Bitcoin. Kini, perusahaan memperluas layanannya dari sekadar produk investasi menjadi perdagangan aset kripto secara langsung melalui platform E*TRADE.
Morgan Stanley menilai peluncuran tersebut dilakukan untuk menjawab meningkatnya permintaan investor terhadap akses langsung ke aset digital, sekaligus menjaga daya saing platform pialangnya di tengah semakin besarnya adopsi kripto di kalangan investor ritel.
Selain itu, integrasi perdagangan kripto ke dalam akun investasi yang telah dimiliki nasabah dinilai memberikan kemudahan karena investor tidak perlu lagi membuka akun terpisah di bursa aset kripto untuk melakukan transaksi.
Mengutip laporan CoinDesk, Jumat (17/7/2026) Morgan Stanley juga menawarkan struktur biaya perdagangan kripto yang lebih kompetitif dibandingkan sejumlah pesaing, sebagai bagian dari strategi memperkuat pangsa pasar layanan investasi digital.
Baca Juga
Pasar Kripto Mulai Pulih? Bitcoin Rebound dan Investor Kembali Optimistis
Meski demikian, perusahaan belum merinci aset kripto yang tersedia untuk diperdagangkan, persyaratan kelayakan akun, maupun struktur biaya secara lengkap. Informasi tersebut akan diumumkan melalui platform E*TRADE kepada para nasabah.
Peluncuran ini menambah daftar institusi keuangan tradisional (TradFi) yang memperluas layanan ke sektor aset digital. Sejumlah bank besar global sebelumnya juga mulai menjajaki layanan perdagangan dan investasi kripto seiring meningkatnya permintaan investor terhadap kelas aset tersebut.
Analis menilai masuknya Morgan Stanley melalui E*TRADE semakin memperkuat tren adopsi kripto oleh lembaga keuangan arus utama, sekaligus meningkatkan persaingan antara perusahaan pialang tradisional dan bursa aset kripto dalam menyediakan layanan perdagangan aset digital kepada investor ritel.
