IHSG Melesat 1,92% Tembus Level 6.037, Saham Big Bank Dipimpin BMRI Perkasa
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (13/7/2026), ditutup melambung sebanyak 113,48 poin (1,92%) menjadi 6.037,84. Rentang pergerakan 5.898-6.037 dengan nilai transaksi Rp 10,55 triliun.
Penguatan ditopang kenaikan mayoritas sektor saham, seperti material dasar 2,96%, energi 2,66%, industry 2,44%, konsumer primer 1,99%, keuangan 1,56%, sektor infrastruktur 1,57%. Sebaliknya penurunan tipis melanda saham sektor konsumer primer dan kesehatan.
Baca Juga
S&P Global Ratings Pertahankan Peringkat Kredit Indonesia BBB dengan Outlook Stabil
Kenaikan indeks juga didukung lompatan saham emiten big bank, seperti BMRI naik 4,17%, BBNI naik 3,22%, BBRI 2,87%, dan BBCA naik 0,81%. Lompatan juga didukung penguatan pesat saham AMMN, BRPT, TPIA, EMAS, dan emiten Prajogo Pangestu lainnya.
Sedangkan saham dengan kenaikan paling pesat, yaitu BKDP menguat 31,07% menjadi Rp 135, LAND naik 25,40% menjadi Rp 79, VKTR menguat 25% menjadi Rp 650, PRDL melesat 24,77% menjadi Rp 272, ATAP naik 24,44% menjadi Rp 555, ATAP menguat 24,44% menjadi Rp 555, dan OASA melesat 24%.
Baca Juga
Kemarin, IHSG ditutup menguat 11,92 poin (0,20%) menjadi 5.924,36 disertai dengan pemodal asing mencatatkan penjualan bersih (net sell) saham mencapai Rp 421,52 miliar.
Penguatan IHSG ditopang kenaikan sejumlah sektor saham, seperti sektor energi 0,91%, sektor material dasar 0,83%, konsumer non primer 0,42%, konsumer primer 0,41%, property 0,80%, dan teknologi 0,22%. Sebaliknya penurunan melanda saham sektor kesehatan, infrastruktur, dan industri.
Sejalan dengan kenaikan IHSG, empat saham berikut berhasil catatkan kenaikan pesat hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham PRDL naik 34,57% menjadi Rp 218, RANS naik 34,12% menjadi Rp 228, BKDP menguat 34,77% menjadi Rp 103, dan KONI naik 25% menjadi Rp 2.900. Meski tak ARA, saham KOKA naik 21,43% menjadi Rp 170.
