IHSG Sesi I Menguat Tipis 0,11%, Sejumlah Saham Dipimpin BKDP Melesat
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) sesi I, Senin (13/7/2026), menguat tipis 6,48 poin (0,11%) menjadi 5.930.
Penguatan ditopang kenaikan sejumlah sektor saham, seperti material dasar 1,47%, sektor material dasar 0,56%, energi 0,25%, infrastruktur 0,52%, dan transportasi 0,10%. Sebaliknya pelemahan melanda saham sektor keuangan, property, dan teknologi.
Baca Juga
Harga Emas Antam (ANTM) Turun Rp 20.000, Pasar Dibayangi Konflik AS-Iran
Kenaikan indeks juga didukung penguatan sejumlah saham big cap berikut, seperti EMAS, BYAN, ENRG, MORA, hingga IMTG. Sedangkan saham dengan kenaikan paling pesat, yaitu BKDP menguat 33,01% menjadi Rp 137, TAMA naik 27,10% menjadi Rp 197, PRDL melesat 24,77% menjadi Rp 272, ATAP naik 24,44% menjadi Rp 555, dan VKTR menguat 24,04% menjadi Rp 645.
Kemarin, IHSG ditutup menguat 11,92 poin (0,20%) menjadi 5.924,36 disertai dengan pemodal asing mencatatkan penjualan bersih (net sell) saham mencapai Rp 421,52 miliar.
Baca Juga
Jalin Perkuat Infrastruktur Pembayaran Nasional, Bisnis Digital Tumbuh 38%
Penguatan IHSG ditopang kenaikan sejumlah sektor saham, seperti sektor energi 0,91%, sektor material dasar 0,83%, konsumer non primer 0,42%, konsumer primer 0,41%, property 0,80%, dan teknologi 0,22%. Sebaliknya penurunan melanda saham sektor kesehatan, infrastruktur, dan industri.
Sejalan dengan kenaikan IHSG, empat saham berikut berhasil catatkan kenaikan pesat hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham PRDL naik 34,57% menjadi Rp 218, RANS naik 34,12% menjadi Rp 228, BKDP menguat 34,77% menjadi Rp 103, dan KONI naik 25% menjadi Rp 2.900. Meski tak ARA, saham KOKA naik 21,43% menjadi Rp 170.
