Boy Thohir Masih Pede IHSG Tembus 9.000 di Akhir 2026, Ini Alasannya
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Konglomerat Garibaldi Thohir atau Boy Thohir optimistis indeks harga saham gabungan (IHSG) mampu menembus level 9.000 hingga akhir 2026. Optimistis itu didorong oleh fundamental emiten yang dinilai masih kuat, serta prospek pasar modal Indonesia yang tetap menarik.
Mengacu data Bursa Efek Indonesia (BEI), hingga pukul 10.01 WIB, Jumat (10/7/2026), IHSG menguat 14,95 poin atau 0,25% ke level 5.927,39. Nilai transaksi mencapai Rp2,79 triliun dengan frekuensi perdagangan sebanyak 853.584 kali.
“Saya rasa saya sangat optimis (IHSG 9.000). Karena kalau kita lihat track record belakang, kan pernah tuh saham berapa terus naik berapa kali lipat gitu. Tentunya ya butuh waktu, tapi saya yakin insyaAllah kesempatannya ada,” kata Boy kepada awak media saat ditemui usai seremoni pencatatan perdana saham PT Rans Entertainment Indonesia Tbk (RANS) di Gedung BEI, Jakarta, Jumat, (10/7/2026).
Baca Juga
Boy menilai prospek pasar modal Indonesia masih lebih baik dibandingkan negara-negara lain di Asia Tenggara, sehingga peluang IHSG untuk terus menguat masih terbuka. “Karena menurut saya, untuk Indonesia di-compare dengan negara-negara Asia Tenggara, kita masih bagus,” ujar dia.
Terlebih, Boy mengaku optimisme tersebut didukung oleh kondisi fundamental perusahaan-perusahaan tercatat yang masih solid.
“Basicnya kan sebetulnya kalau ngelihat perusahaan publik itu kan fundamentalnya gimana, ya kan? Jadi saya lihat overall, at least di grup saya (Grup Adaro) fundamentalnya bagus semua. Jadi, tidak ada yang menurut saya mengkhawatirkan,” terang Boy.
Baca Juga
IHSG Diprediksi Lanjut Rebound Menuju 6.000, Tiga saham Dipimpin BUVA Layak Dibeli
Menurut Boy, yang dibutuhkan saat ini adalah memperkuat kepercayaan investor terhadap kualitas emiten di pasar modal Indonesia.
“Menurut saya banyak perusahaan-perusahaan yang bagus, ya kan? Katakanlah tinggal bagaimana kita bisa mengkomunikasikannya ke pemegang saham. Terutama mungkin pemegang saham ritel ya, bahwa fundamental dari perusahaan-perusahaan yang ada di bursa itu cukup baik,” tutur dia.
Boy juga berharap dukungan pemerintah terhadap perusahaan terbuka terus diperkuat agar kepercayaan investor semakin meningkat. “Tentunya kita berharap juga support dan dukungan dari pemerintah terhadap perusahaan-perusahaan publik,” ucap dia.
