MDIY Bagikan Dividen Perdana di 10 Juli, Sahamnya justru Lanjutkan Kenaikan Usai Cum Date
JAKARTA, investortrust.id – PT Daya Intiguna Yasa Tbk (MDIY) atau MR DIY dijadwalkan bagikan dividen tunai perdana kepada para pemegang saham besok atau 10 Juli 2026. Menariknya, saham MDIY tidak menunjukkan fenomena dividend trap, meski cum date telah berakhir.
Berdasarkan jadwal yang telah diumumkan perseroan, cum dividen di pasar reguler dan negosiasi telah dirampungkan pada 22 Juni 2026, disusul ex dividen pada 23 Juni 2026, recording date pada 24 Juni 2026, dan pembayaran dividen pada 10 Juli 2026.
MDIY akan membagikan dividen sebesar Rp 17,62 per saham atau dengan total Rp443,85 miliar. Jumlah tersebut setara dengan 40% dari laba bersih tahun buku 2025. Dengan harga saham MDIY pada saat cum date sebesar Rp850 per saham, dividend yield yang ditawarkan mencapai sekitar 2,07%.
Baca Juga
Jurus Daya Intiguna (MDIY) Genjot Kinerja: Andalkan Harga Murah dan Inovasi Produk
Berbeda dengan mayoritas saham emiten terkena dividend trap ditandai penurunan harga saham setelah cum date akibat aksi ambil untung investor, saham MDIY justru terus menguat. Setelah berada di level Rp850 saat cum date, harga saham MDIY naik 5,88% menjadi Rp900 pada penutupan perdagangan Senin (6/7/2026).
Kondisi tersebut membuat investor yang memegang saham sejak cum date tidak hanya berhak memperoleh dividen, tetapi juga berpotensi menikmati capital gain dari kenaikan harga saham.
Analis Kiwoom Sekuritas Abdul Azis menilai, pergerakan saham tersebut mencerminkan bahwa investor tidak hanya mengejar dividen jangka pendek. Menurutnya, minat pasar terhadap saham MDIY masih didukung prospek fundamental perseroan, terutama ekspansi gerai, pertumbuhan penjualan, dan peningkatan laba.
"Pembayaran dividen MDIY berpeluang menjadi agenda yang berulang setiap tahun sepanjang fundamental perusahaan tetap berkembang. Dengan ekspansi gerai yang masih agresif, pertumbuhan penjualan yang kuat, dan profitabilitas yang terus meningkat, ruang perseroan untuk menjaga kebijakan distribusi dividen ke depan masih cukup terbuka," ujarnya di Jakarta, beberapa waktu lalu.
Baca Juga
MDIY Tebar Dividen Perdana Rp 17,62 per Saham, Setara 40% Laba Bersih 2025
Ia menambahkan, karakter bisnis MDIY sebagai peritel kebutuhan rumah tangga dengan konsep harga terjangkau membuat perseroan berada pada posisi yang cukup defensif di tengah konsumen yang semakin selektif. "Model bisnis tersebut relevan karena masyarakat tetap membutuhkan produk kebutuhan harian, sementara preferensi terhadap harga yang kompetitif semakin kuat," katanya.
Dari sisi kinerja, MDIY membukukan penjualan sebesar Rp2,36 triliun pada kuartal I-2026, meningkat dibandingkan Rp1,81 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya. Kenaikan ini sejalan dengan penambahan jumlah gerai yang dioperasikan menjadi .278 toko MR DIY di seluruh Indonesia hingga akhir Maret 2026.
Laba usaha naik menjadi Rp456,99 miliar dari Rp359,41 miliar, sedangkan laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk meningkat menjadi Rp305,89 miliar dari Rp225,20 miliar. Laba per saham juga naik menjadi Rp12,14 dari Rp8,94 per saham.
