Astra Agro (AALI) Berharap dari El Nino dan B35, Bagaimana Harga Sahamnya?
JAKARTA, Investortrust.id – El Nino dan penerapan B35 diharapkan menjadi angin segar terhadap harga jual minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO). Hal ini diharapkan menjadi sentimen positif bagi PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) di tengah sejumlah tantangan tahun ini.
Analis NH Korindo Sekuritas Indonesia Cindy Alicia Ramadhania mengatakan, berakhirnya La Nina bersaamaan dengan terjadinya El Nono pada paruh kedua tahun ini diharakan membawa dampak positif terhadap penguatan harga jual CPO perseroan.
Baca Juga
IHSG Ditutup Melesat sesi I, Saham NOBU, ELIT, dan RSCH Kasih Cuan Besar
Sentimen positif lainnya, terang dia, datang dari implementasi B35. Pemerintah sendiri telah menerapkan penggunaan campuran 35% minyak sawit dalam bahan bakar atau biodiesel 35% secara massif mulai 1 Agustus 2023.
“Dengan adanya program ini tentu dapat mendorong permintaan akan minyak sawit dalam negeri dan dapat membantu menjaga harga CPO,” ujarnya dalam riset yang diterbitkkan di Jakarta belum lama ini.
Terkait realisasi kinerja keuangan AALI sampai semester I-2023, dia mengatakan, mencatatkan penurunan dari semua segmen. Hal ini memicu laba bersih perseroan turun 54,6% menjadi Rp 367,6 miliat.
Dengan sejumlah tantangan yang masih dihadapi perseroan akibat penurunan harga CPO NH Korindo menargetkan laba besih Astra Agro senilai Rp 802 miliar atau anjlok dari raihan tahun lalu Rp 1,72 triliun. Sedangkan penjualan diprediksi turun dari Rp 21,82 triliun menjadi Rp 20,43 triliun.
Baca Juga
Baru Listing, Humpuss Maritim (HUMI) Langsung Aksi Korporasi Ini
NH Korindo menyebutkan kinerja keuangan perseroan dirpediksi mulai pulih tahun depan dengan target pendapatan dan laba bersih perseroan diprediksi naik menjadi masing-masing Rp 21,04 triliun dan Rp 1,11 triliun.
Kondisi tersebut mendorong NH Korindo Sekuritas untuk merekomendasikan hold saham AALI dengan target harga Rp 8.000 atau lebih rendah dari target konsensus analis sektiar Rp 8.043.

