MSCI Tetap Bekukan FIF dan NOS Saham Indonesia hingga Evaluasi November 2026
JAKARTA, investortrust.id – MSCI memutuskan mempertahankan seluruh kebijakan yang saat ini berlaku terhadap saham-saham Indonesia dalam penyusunan MSCI Global Standard Indexes.
MSCI juga menegaskan akan kembali menyampaikan perkembangan terkait perlakuan terhadap pasar Indonesia sebelum pelaksanaan MSCI Index Review November 2026.
Baca Juga
OJK Bantah Indonesia 'Digantung' MSCI, Ini Penjelasan Hasan Fawzi
Dalam pengumuman resminya Senin (6/7/2026) menyebutkan bahwa MSCI menyatakan tetap membekukan seluruh kenaikan Foreign Inclusion Factor (FIF) dan Number of Shares (NOS) untuk saham-saham Indonesia.
Selain itu, MSCI juga tidak akan memasukkan saham baru ke dalam MSCI Investable Market Indexes (IMI) serta tidak akan melakukan migrasi naik antarkelompok kapitalisasi, termasuk perpindahan saham dari indeks Small Cap ke Standard.
Baca Juga
IHSG Dibuka Lanjutkan Penguatan 0,30%, Saham Listing Perdana JECX dan JELI Langsung ARA
MSCI juga memastikan tetap melanjutkan kebijakan untuk menghapus saham yang diidentifikasi oleh otoritas Indonesia sebagai bagian dari kerangka High Shareholding Concentration (HSC).
Di samping itu, MSCI akan terus menggunakan data pengungkapan kepemilikan saham 1% untuk menyesuaikan estimasi free float apabila dinilai diperlukan.
