IHSG Menguat 0,65% di Awal Transaksi, Saham COCO dan RMKO Langsung ARA
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (2/7/2026), bergerak menguat 35 poin (0,65%) menjadi 5.730 di awal transaksi. Kenaikan tersebut berbanding terbalik dengan pasar saham Asia yang bergerak bervariasi.
Kenaikan ini ditopang penguatan sejumlah sektor saham, seperti sektor material dasar, industri, keuangan, properti, konsumer primer, dan teknologi. Sisanya catatkan penurunan. Kenaikan terdorong penguatan saham big cap, seperti BBCA, BMRI, BBNI, dan BMRI.
Baca Juga
Laba 4 Bank Besar Tembus Rp 78,5 Triliun hingga Mei 2026, Prospek Saham Menarik!
Adapun saham dengan penguatan harga paling pesat awal transaksi hari ini, yaitu dua saham auto reject atas (ARA) COCO naik 34,88% menjadi Rp 232 dan RMKO naik 24,80% menjadi Rp 312. Kenaikan pesat juga melanda saham NIRO sebanyak 17,19% menjadi Rp 150.
Kemarin, IHSG ditutup rebound sebanyak 51,93 poin (0,92%) menjadi 5.695 dengan pemodal asing penjualan bersih (net sell) saham mencapai Rp 577,79 miliar. Net sell terbanyak melanda saham BBRI senilai Rp 352,40 miliar, BMRI senilai Rp 246,68 miliar, dan TPIA senilai Rp 92,65 miliar.
Baca Juga
IHSG Berpeluang Bergerak Terbatas, Tiga Saham RAJA hingga NCKL Direkomendasikan Beli
Kenaikan IHSG ditopang penguatan sejumlah sektor saham, seperti material dasar 2,61%, sektor energi naik 2,61%, infrastruktur 1,38%, konsumer primer 0,82%, industri 0,30%, dan teknologi 0,62%. Sebaliknya keuangan, konsumer non primer, dan properti melemah.
Sedangkan saham dengan kenaikan harga paling pesat sepanjang hari ini, yaitu saham COCO menguat 34,38% menjadi Rp 172, BBRM naik 28,71% menjadi Rp 130, PADI naik 28,33% menjadi Rp 77, BEEF naik 25,98% menjadi Rp 160, dan CSMI menguat 23,73% menjadi Rp 73.
