IHSG Akhrinya Jatuh ke Level 7.939, Sebaliknya Saham MPOW dan RMKO Cetak ARA
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (3/3/2026), akhirnya ditutup jatuh ke bawah level 8.000, tepatnya 7.939 setelah penurunan 77,06 poin (0,96%). Sebaliknya saham MPOW dan RMKO melesat hingga auto reject atas (ARA).
Dengan demikian, IHSG telah mencatatkan penurunan signifikan dalam dua hari beruntun atau sejak Israel-AS menyerang Iran. Penurunan indeks kali ini dihantam kejatuhan mayoritas sektor saham.
Baca Juga
OJK Waspadai Dampak Geopolitik Timur Tengah, Ini Tiga Jalur Risikonya
Terdalam disumbangkan saham sektor material dasar dengan pelemahan 3,85%, sektor transportasi 2,10%, sektor consumer primer 1,05%, sektor infrastruktur 0,86%, sektor property 0,87%. Sebaliknya kenaikan tipis melanda saham sektor energi dan industry.
Pelemahan indeks juga dipicu kejatuhan dalam sejumlah saham big cap ini, seperti FILM, RATU, EMAS, MORA, MDKA, CMRY, dan INKP. Saham emiten Prajogo Pangestu, yaitu BREN, TPIA, BRPT, PTRO, dan CUAN juga jatuh.
Sebaliknya sejumlah saham ini tetap perkasa dengan kenaikan hingga auto reject atas (ARA) melanda saham MPOW sebanyak 34,38% menjadi Rp 129 dan RMKO naik 25% menjadi Rp 725. Kenaikan juga melanda saham ARTA sebanyak 24,19% menjadi Rp 3.850, IFSH naik 23,81% menjadi Rp 2.600, dan HUMI naik 19,61% menjadi Rp 244.
Baca Juga
Meski IHSG Tertekan, Investor Asing justru Net Buy Rp 0,36 Triliun di Februari 2026
Kemarin, IHSG jatuh sebanyak 218 poin (2,65%) menjadi 8.016 dengan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 631,02 miliar oleh investor asing. Net sell terbanyak melanda saham MEDC senilai Rp 700,60 miliar, BBCA Rp 199,62 miliar, dan SMMA senilai Rp 131,75 miliar.
Penurunan indeks kemarin sejalan dengan kejatuhan seluruh pasar saham Asia, seperti Nikkei, Hang Seng, dan Strait Times. Penurunan dipicu atas serangan AS-Israel ke Iran. Kejatuhan dipicu penurunan seluruh sektor saham, kecuali saham sektor energi dengan kenaikan 1,54%.
Meski IHSG melemah, dua saham berikut catatkan kenaikan hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham OILS naik 34,69% menjadi Rp 264 dan ENRG naik 25% menjadi Rp 2.200. Kenaikan pesat juga melanda saham ELSA sebanyak 17,65% menjadi Rp 1.000, IFSH naik 17,32% menjadi Rp 2.100, dan MEDC menguat 15,65% menjadi Rp 1.995.

