Intip 4 Saham Jagoan Reliance Sekuritas Hari Ini, Ada TINS dan EMTK
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (30/6/2026), diprediksi lanjutkan pelemahan dengan rentang pergerakan 5.744- 5.940. Empat saham, ADRO, TINS, HMSP, dan EMTK, layak direkomendasikan beli.
Reliance Seuritas dalam riset pagi ini menyebutkan bahwa secara teknikal, candle terakhir IHSG membentuk formasi two black crows (bearish pattern), masih di bawah MA5 dan MA20, indikator Stochastic dead cross. “Dengan demikian, kami memperkirakan IHSG cenderung melamh dengan saham pilihan ADRO, TINS, HMSP, dan EMTK,” ujarnya.
Baca Juga
Amman (AMMN) Siap Masuk Era Pertumbuhan Baru, Potensi Cuan Sahamnya Bisa 90%
Sementara itu, indeks utama bursa AS Bursa saham Wall Street ditutup mayoritas menguat semalam. Sentimen positif datang dari kenaikan harga saham-saham terkait teknologi utama setelah aksi jual dan perang antara Amerika Serikat (AS) dan Iran di akhir pekan mereda.
Terkait saham pilihan, Reliance Sekuritas merekomendasikan beli saham ADRO dengan target harga Rp 2.560, TINS dengan target harga Rp 3.910, HMSP dengan target harga Rp 740, dan EMTK dengan target harga Rp 590.
Kemarin, IHSG ditutup melemah sebanyak 75,34 poin (1,28%) menjadi 5.820,79 disertai dengan penjualan bersih atau net sell saham mencapai Rp 881,59 miliar, terbanyak melanda saham BBCA sebanyak Rp 406,88 miliar dan BMRI mencapai Rp 97,82 miliar.
Baca Juga
Unsuspensi Saham RGAS dan BKDP Hari Ini, Penguatan Harga masih Berlanjut?
Penurunan IHSG tersebut dipicu atas kejatuhan saham big cap, seperti BBCA yang ditutup anjlok 4,05% ke bawah level Rp 6.000. Penurunan juga dipicu kejatuhan saham TPIA, BREN, BRPT, hingga CDIA. Tiga saham bank papan atas lainnya juga melemah, seperti BBRI, BMRI, dan BBNI.
Di tengah penurunan tersebut, beberapa saham berikut catatkan penguatan mengesankan, seperti OILS naik 31,33% menjadi Rp 218, ASPI naik 25% menjadi Rp 360, TRUS naik 19,43% menjadi Rp 418, AYLS naik 16,95% menjadi Rp 138, dan PMUI menguat 16,88% menjadi Rp 90.
