Private Placement Rampung, Saham GOTO malah Cenderung Terkoreksi
JAKARTA, Investortrust.id – PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) telah menerbitkan sebanyak 17,04 miliar saham baru dalam rangka penambahan modal tanpa hak memesan efek terlebih dahulu (PMTHMEDT) kemarin. Sedangkan saham GOTO direkomendasikan sell hari ini.
Berdasarkan pengumuman resmi GOTO di Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (11/10/2023), disebutkan bahwa telah diterbitkan sebanyak 17,04 miliar saham GOTO seri A. Dengan penerbitan saham tersebut, total saham GOTO bertambah dari 1,18 triliun menjadi 1,20 triliun saham.
Baca Juga
Manajemen perseroan sebelumnya mengumumkan akan menggelar PMTHMETD atau private placement dan penerbitan surat utang terstruktur oleh anak usahanya GoTo International Finance Ltd dengan target dana US$ 150 juta.
Melalui private placement ini, GOTO menerbitkan 17,04 miliar saham seri A baru dengan harga pelaksanaan Rp 90. Saham private placement tersebut akan diambil IFC dengan berinvestasi senilai US$125 juta kepada Bhinneka dan senilai US$ 25 juta melalui firma investasi privat Franke & Co.
Baca Juga
Kontraktor Asal China (KOKA) Melantai di Bursa, Harga Sahamnya Melesat 23%
Sementara itu, BRI Danareksa Sekuritas dalam riset harian yang diterbitkan pagi ini merekomendasikan sell saham GOTO dengan perkiraan pergerakan harga rentang Rp 72-90.
Secara teknikal, saham GOTO memasuki trend bearish, harga membentuk bearish pennant, dan berpotensi kembali melemah melanjutkan trend bearish dengan target penurunan sementara Rp 72. Sedangkan pada perdagangan awal saham GOTO bergerak stagnan dan cenderung turun ke level Rp 81.

