Bitcoin Berpeluang Reli pada Juli Didukung Pola Historis dan Sinyal Teknikal
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – Harga Bitcoin (BTC) diperkirakan berpeluang mengalami pemulihan pada Juli 2026 setelah mencatat penurunan sekitar 18,5% sepanjang Juni, yang berpotensi menjadi kinerja bulanan terburuk sejak pertengahan 2022. Sejumlah analis menilai aset kripto terbesar tersebut masih memiliki peluang menguat hingga kisaran US$75.000 apabila berhasil mempertahankan level psikologis US$60.000.
Bitcoin pada perdagangan Senin (29/6/2026) pukul 09.38 WIB, tengah berada di US$59.545 turun 0,86% dalam sehari.
Analis pasar kripto Fleh mengatakan, Juli berpotensi menjadi bulan yang positif bagi Bitcoin. Proyeksi tersebut didasarkan pada heatmap likuidasi pasangan BTC/USDT di Binance yang menunjukkan akumulasi posisi short dalam jumlah besar di atas harga saat ini.
Menurutnya, konsentrasi likuiditas terbesar berada di sekitar level US$67.645 dengan potensi likuidasi posisi short mencapai sekitar US$2,26 miliar. Apabila harga Bitcoin bergerak naik hingga area tersebut, penutupan paksa posisi short (short squeeze) berpotensi menciptakan tambahan tekanan beli yang dapat mempercepat kenaikan harga.
"Saya pikir Bitcoin akan membentuk dasar di sekitar US$60.000 untuk saat ini, dengan target kenaikan menuju US$75.000 sebelum kemungkinan mengalami koreksi kembali," ujar Fleh dikutip dari Cointelegraph, Senin (29/6/2026).
Baca Juga
Dipicu Sentimen Suku Bunga AS dan Tekanan Likuidasi, Bitcoin Kembali Terkoreksi di Bawah US$ 60.000
Selain faktor teknikal, pola historis juga menjadi dasar optimisme pasar. Berdasarkan data CoinGlass yang dikutip analis CGT_Trader, Bitcoin mencatat kenaikan rata-rata 7,6% setiap Juli, menjadikannya salah satu bulan dengan performa terbaik setelah Juni yang secara historis membukukan rata-rata penurunan 1,4%.
Pada Juli 2018, Bitcoin tercatat menguat 20,96%, sementara pada Juli 2022 naik 16,8%. Dalam dua tahun terakhir, Bitcoin juga membukukan kenaikan 2,95% pada Juli 2024 dan 8,13% pada Juli 2025.
Baca Juga
Sentimen 'Extreme Fear' Selimuti Pasar Kripto, Bitcoin Tinggalkan Level Psikologis US$ 60.000
Dengan harga Bitcoin saat ini berada di kisaran US$60.000, rata-rata kenaikan historis 7,6% berpotensi membawa harga menuju sekitar US$64.500. Sementara itu, jika mengacu pada rata-rata kenaikan pertengahan tahun sebesar 10,3%, harga berpeluang naik hingga sekitar US$66.100.
Meski demikian, proyeksi kenaikan menuju US$70.000 hingga US$75.000 masih bergantung pada kemampuan Bitcoin mempertahankan level dukungan utama dan memicu short squeeze. Sebaliknya, jika harga turun di bawah rata-rata pergerakan (SMA) 200 minggu, tekanan jual diperkirakan dapat berlanjut dan memperpanjang fase koreksi.
