Yulianto Aji Sadono Jadi Direktur Pengawasan Transaksi BEI, Ini Rekam Jejaknya di Pasar Modal
JAKARTA, investortrust.id – Yulianto Aji Sadono resmi ditetapkan sebagai Direktur Pengawasan Transaksi dan Kepatuhan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2026-2030. Ia akan mengemban tugas yang sebelumnya dijabat oleh Kristian S. Manullang.
Yulianto merupakan lulusan Sarjana Ekonomi Jurusan Akuntansi Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta pada 1999 dan memiliki pengalaman panjang di bidang pengawasan, komunikasi, serta pengembangan pasar modal.
Sebelum ditunjuk sebagai direktur, Yulianto menjabat sebagai Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI sejak Juli 2023. Dalam posisi tersebut, ia bertanggung jawab memastikan sistem pengawasan transaksi bursa dan sistem pendukungnya tetap mutakhir, mendeteksi transaksi tidak wajar untuk menjaga integritas pasar modal, serta memastikan tindak lanjut atas transaksi yang terindikasi melanggar ketentuan pasar modal.
Baca Juga
Jeffrey Hendrik Beberkan Prioritas BEI 2026-2030: Reformasi Pasar Modal hingga Bursa Kelas Dunia
Yulianto juga pernah menjabat sebagai Sekretaris Perusahaan BEI pada periode Maret 2019 hingga Juli 2023. Dalam peran tersebut, ia bertanggung jawab atas kegiatan kesekretariatan, pelaporan kepada pemangku kepentingan, komunikasi perusahaan, serta hubungan kelembagaan guna mendukung tujuan strategis dan citra perusahaan.
Pengalaman Yulianto di bidang komunikasi dan edukasi pasar modal juga cukup panjang. Pada September 2016 hingga Januari 2018, ia menjabat sebagai Kepala Divisi Komunikasi Perusahaan BEI yang bertugas memastikan komunikasi dan publikasi perusahaan berjalan optimal melalui berbagai kanal informasi.
Selain itu, Yulianto pernah menjadi Direktur PT Indonesian Capital Market Electronic Library (ICaMEL) atau The Indonesia Capital Market Institute (TICMI) pada periode Januari 2015 hingga September 2016.
Baca Juga
Di lingkungan anak usaha bursa, ia juga pernah menjabat sebagai Direktur Operasional PT TVI Bursa Indonesia (IDX Channel) pada Januari 2018 hingga Maret 2019. Setelah itu, ia dipercaya menjadi Komisaris IDX Channel pada periode Juni 2019 hingga Oktober 2024 dalam rangka penugasan dari BEI.
Karier Yulianto di BEI dimulai dari berbagai posisi pengembangan pasar. Ia pernah menjabat sebagai Kepala Unit Pengembangan Calon Investor dan Calon Emiten pada 2013 hingga Januari 2015, Kepala Unit Pemasaran pada 2009-2013, serta Kepala Unit Pusat Informasi Pasar Modal pada 2008-2009.
Sebelum menduduki berbagai posisi strategis tersebut, Yulianto mengawali kariernya di Bursa Efek Jakarta sebagai staf pengawasan pasar dan pemeriksaan anggota bursa. Pada periode 2002-2008, ia bertugas di Divisi Pengawasan untuk memantau aktivitas perdagangan secara real time dan mengidentifikasi transaksi yang tidak wajar.
Baca Juga
Saidu Solihin Jadi Direktur Penilaian Perusahaan BEI 2026-2030, Ini Rekam Jejak Kariernya
Sementara pada 2000-2002, ia menjadi staf Satuan Pemeriksa Anggota Bursa yang bertanggung jawab melakukan pemeriksaan serta memastikan kepatuhan anggota bursa terhadap peraturan pasar modal.
Dengan pengalaman lebih dari dua dekade di bidang pengawasan, pengembangan pasar, komunikasi, dan tata kelola pasar modal, Yulianto kini dipercaya memperkuat jajaran direksi BEI sebagai Direktur Pengawasan Transaksi dan Kepatuhan untuk periode 2026-2030.
