Reliance Sekuritas Jagokan 4 Saham Hari Ini, Ada BRMS hingga CUAN
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (15/6/2026), diproyeksikan bergerak menguat dalam rentang support 5.943 dan resistance 6.081. Empat saham berikut jadi pilihan teratas hari ini, yaitu BRMS, BNBR, CUAN, dan PYFA.
Reliance Sekuritas dalam riset pagi ini menyebutkan bahwa secara teknikal, candle terakhir IHSG berbentuk white spinning top, masih di atas MA5 dan mendekati MA20, indikator MACD bullish cross over. “Dengan demikian, kami memperkirakan IHSG akan mengalami penguatan dengan saham pilihan BRMS, BNBR, CUAN, dan PYFA,” tulisnya.
Baca Juga
Samuel Sekuritas: Titik Terburuk IHSG Sudah Lewat, Saatnya Borong Saham Bank dan Komoditas
Laju indeks juga akan dipengaruhi pergerakan indeks utama Wall Street yang ditutup mayoritas menguat. Sentimen positif disebabkan oleh optimisme investor terhadap peluang tercapainya kesepakatan damai antara AS dan Iran yang menekan harga minyak serta debut gemilang saham SpaceX di Nasdaq melonjak 19,2 persen dan ditutup di level US$160,95 per saham, di atas harga penawaran umum perdana (IPO) saham senilai US$ 135.
Terkait saham pilihan, Reliance Sekuritas merekomendasikan beli saham BRMS dengan target harga Rp 630, BNBR dengan target harga Rp 128, CUAN dengan target harga Rp 850, dan PYFA dengan target harga Rp 230.
Baca Juga
Dow Futures Melonjak Hampir 350 Poin Dipicu Sentimen Kesepakatan Damai AS-Iran
Pekan lalu, IHSG berhasil ditutup melesat sebanyak 412,89 poin (7,38%) menjadi 6.007 pekan ini. Kenaikan indeks pekan ini ditopang lompatan harga saham big cap, khususnya BBCA dengan penguatan 16,75% dan BMRI dengan kenaikan 9,38%. Kenaikan juga ditopang penguatan harga saham SMMA, DSSA, BREN, BBRI, BRPT, BBNI, TPIA, dan MORA.
Penguatan IHSG tersebut juga didukung kenaikan hampir seluruh sektor saham, tertinggi kenaikan melanda saham sektor keuangan 9,67%, sektor energi 9,21%, sektor transportasi 9,12%, sektor industri 7,60%, dan sektor material dasar 6,41%.
Meski IHSG mencatatkan rekor kenaikan mingguan, pemodal asing terpantau masih melanjutkan aksi penjualan bersih (net sell) saham mencapai Rp 5,98 triliun. Angka tersebut mengalami penurunan dibandingkan dengan net sell saham pekan sebelumnya senilai Rp 7,38 triliun.
