Net Sell Jumbo Rp 3,12 Triliun di Saat IHSG Melesat, Investor Asing Lanjut Lepas BBRI dan BBCA
JAKARTA, investortrust.id – Pemodal asing kembali mencatatkan penjualan bersih (net sell) jumbo mencapai Rp 3,12 triliun, meski Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (10/6/2026), ditutup melambung sebanyak 155,73 poin (2,71%) menjadi 5.902.
Net sell terbanyak melanda saham BBRI sebanyak Rp 612,05 miliar, TPIA mencapai Rp 416,08 miliar, BBCA senilai Rp 179,18 miliar, BBNI mencapai Rp 147,16 miliar, dan ANTM mencapai Rp 133,50 miliar.
Baca Juga
Sebaliknya lima saham dengan pembelian bersih (net buy) terbanyak, yaitu saham INPP senilai Rp 41,05 miliar, BREN mencapai Rp 21,58 miliar, GOTO senilai Rp 21,26 miliar, DILD mencapai Rp 14,82 miliar, dan INDF senilai Rp 11,98 miliar.
Kenaikan IHSG hari ini didukung penguataan mayoritas sektor saham, kenaikan lebih dari 2% melanda saham sektor industry, keuangan, dan infrastruktur. Saham sektor teknologi naik 4,37% dan sektor keuangan menguat 3,39%. Kenaikan juga melanda saham sektor consumer primer, infrastruktur, hingga transportasi.
Kenaikan tersebut juga ditopang lompatan harga sejumlah saham big cap, seperti BBCA, BBRI, BMRI, BBNI. Kenaikan pesat juga melanda saham DSSA, BRPT, DCII, hingga RAJA. Penguatan juga melanda saham PGUN dan INKP.
Baca Juga
Prabowo Ungkap Alasan Ngotot Jadi Presiden: Indonesia Salah Arah Sejak 1990-an
Sedangkan saham dengan kenaikan paling pesat hingga auto reject atas (ARA) melanda saham BABY naik 35% menjadi Rp 189, KBLV naik 34,85% menjadi Rp 89, saham FOLK naik 34,59% menjadi Rp 214. Meski tak ARA, saham LCKM menguat 29,79% menjadi Rp 29,79%, RGAS naik 28,04% menjadi Rp 137, dan RAAM naik 26,98% menjadi Rp 240.
ARA juga melanda saham RMKO naik 24,64% menjadi Rp 344, TRIN menguat 24,42% menjadi Rp 535, FORU sebanyk 24,80% menjadi Rp 3.070, ROCK naik 24,70% menjadi Rp 1.565, RISE naik 24,55% menjadi Rp 1.040, dan MLPT naik 20% menjadi Rp 18.000.
Kemarin, IHSG ditutup melambung sebanyak 404 poin (7,57%) ke 5.722 disertai dengan pemodal asing mencatatkan penjualan bersih (net sell) senilai Rp 2,44 triliun. Net sell terbanyak melanda saham BBCA senilai Rp 490,46 miliar, BBRI sebanyak Rp 476,87 miliar, dan BMRI senilai Rp 267,76 miliar.

