IHSG Trend Bearish, BRI Danareksa Sekuritas Jagokan Saham INKP dan BBNI
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (23/4/2024), diprediksi lanjutkan trend bearish dengan peluang turun ke support 6.893.
BRI Danareksa Sekuritas menyebutkan terbukanya peluang penurunan setelah IHSG menembus level support 7.099. Meski demikian, tetap terbuka potensi rebound jangka pendek dengan resisten menuju 7.180. Namun apabila jatuh ke level support 7.036, pemodal disarankan untuk mewaspadai peluang penurunan tersebut.
Baca Juga
IHSG Diguyur Sentimen Positif, Jajaran Saham Ini Berpotensi Cuan
Adapun beberapa saham yang layak dicermati sepanjang hari ini adalah saham INKP dengan target harga Rp 10.400-10.700 dan saham BBNI direkomendasikan beli dengan target harga Rp 5.525-5.725. Sebaliknya saham JPFA dan MPMX direkomendasikan jual.
IHSG BEI kemarin ditutup melemah 13,5 poin (0,19%) menjadi 7.073,82. Penurunan tersebut melanjutkan koreksi indeks sepanjang pekan lalu yang hampir 200 poin.
Baca Juga
Asuransi Multi Artha (AMAG) Siapkan Dana Buyback Saham Rp 63,10 Miliar
Pemodal asing kembali merealisasikan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 919,79 miliar sepanjang perdagangan saham. Net sell tersebut melanjutkan aksi jual saham dalam beberapa hari terakhir.
Net sell terbanyak melanda saham-saham unggulan ini, seperti saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 612,10 miliar, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 451,97 miliar, dan PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) Rp 99,14 miliar
.

