Net Sell Jumbo Rp 993,29 Miliar, Saham BBCA dan BBRI Diobral
JAKARTA, investortrust.id – Investor asing mencatatkan penjualan bersih (net sell) saham mencapai Rp 993,29 miliar, seiring penurunan tajam indeks harga saham gabungan (IHSG) Burs Efek Indonesia (BEI), Rabu (3/6/2026), sebanyak 254 poin (4,11%) menjadi 5.941.
Net sell terbanyak melanda saham BBCA sebanyak Rp 707,62 miliar, BBRI mencapai Rp 427,54 miliar, TPIA senilai Rp 362,45 miliar, DSSA mencapai Rp 182,61 miliar, dan TOWR mencapai Rp 140,74 miliar.
Sebaliknya lima saham dengan pembelian bersih (net buy) terbanyak melanda saham BUMI senilai Rp 240,41 miliar, MDKA senilai Rp 112,18 miliar, ADRO mencapai Rp 103,13 miliar, EMAS mencapai Rp 95,49 miliar, dan AMMN senilai Rp 85,54 miliar.
Baca Juga
Pelemahan tersebut dipicu atas kejatuhan seluruh sektor saham, sektor material dasar anjlok 9,05%, sektor energi melemah 5,61%, dan sektor infrastruktur melemah 5,05%. Penurunan IHSG BEI tercatat yang paling dalam hari ini di Asia.
Tekanan terbesar datang dari kejatuhan saham AMMN, TPIA, BRPT, dan PTRO. Tekanan juga datang dari saham-saham big bank, seperti BBCA, BBRI, BMRI, dan BBNI. Penurunan tersebut juga datang dari kejatuhan saham PANI dan CBDK.
Baca Juga
Bitcoin Anjlok ke US$ 66.000, 5 Altcoin Ini Justru Melesat hingga 228%
Sebaliknya saham dengan penguatan pesat hari ini, yaitu dua saham catatkan kenaikan hingga auto reject atas (ARA) WEHA naik 34,68% menjadi Rp 167 dan MMIX naik 24,76% menjadi Rp 655. Lompatan juga melanda saham OMRE sebanyak 24,09% menjadi Rp 1.365, MSIN naik 20% menjadi Rp 444, dan PMUI naik 17,65% menjadi Rp 80.
Kemarin, IHSG ditutup melesat 68,05 poin (1,11%) menjadi 6.195 dengan penjualan bersih (net sell) saham mencapai Rp 1,39 triliun. Net sell terbanyak melanda saham Kenaikan indeks ini ditopang lompatan saham big cap, khususnya emiten Prajogo Pangestu seperti BREN melesat hingga auto reject atas (ARA) sebanyak 24,85% menjadi Rp 4.120, CUAN melambung 24,60% menjadi Rp 785, dan TPIA naik 6,44% menjadi Rp 1.900. Kenaikan juga didukung ARA saham DSSA sebanyak 25% menjadi Rp 615.

