IHSG Cenderung Melemah, Tiga Saham Dipimpin TLKM Layak Dilirik
JAKARTA, investortrust.id – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) Bursa Efek Indonesia, Rabu (20/5/2026), berpeluang lanjutkan penurunan dengan rentang pergerakan 6.322-6.635. Tiga saham TLKM, MYOR, dan SUPA direkomendasikan beli.
BRI Danareksa Sekuritas dalam riset pagi ini menyebutkan bahwa secara teknikal, IHSG diperkirakan bergerak dalam tekanan dengan area support 6.322 dan resistance 6.635. Fokus pasar selanjutnya tertuju pada hasil RDG Bank Indonesia dengan perkiraan kenaikan BI Rate sebesar 25 bps menjadi 5,00%.
Baca Juga
Yield Obligasi AS Tembus 5,18%, The Fed Bisa Naikkan Bunga Lagi
Pergerakan indeks juga akan dipengaruhi pidato Presiden Prabowo terkait Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) RAPBN 2027 yang berpotensi memengaruhi sentimen pasar jangka pendek. Termasuk peluang pengumuman pembentukan badan ekspor komoditas strategis Indonesia.
Laju indeks juga akan dipengaruhi pasar saham global, seperti penurunan Wall Street setelah Dow Jones turun 0,65%. Begitu juga dengan S&P500 dan Nasdaq melemah masing-masing 0,67% dan 0,84%.
Kemarin, BEI anjlok sebanyak 228,56 poin (3,46%) ke level terendah 6.370 dengan pemodal asing mencatatkan pembelian bersih (net buy) saham senilai Rp 260,12 miliar. Terbanyak melanda saham MDKA senilai Rp 343,41 miliar, ADRO mencapai Rp 209,08 miliar, dan MBMA senilai Rp 99,94 miliar.
Baca Juga
Penurunan indeks dipicu sentiment negative rencana pemerintah membentuk Badan Ekspor bagi eksportir perusahaan sumber daya alam (SDA). Penurunan juga dipicu kejatuhan rupiah ke level terendah baru Rp 17.706 atau jatuh beruntun dalam beberapa pekan terakhir.
Tekanan terbesar terhadap indeks dipicu atas kejatuhan seluruh sektor saham, seperti material dasar 7,30%, sektor energi 6,94%, transportasi 6,58%, sektor industry 4,54%, sektor infrastruktur 4,13%, dan sektor consumer primer 3,36%. Sebaliknya sektor kesehatan naik 0,55%.
Meski IHSG jatuh, sejumlah saham berikut masih torehkan lompatan harga yang mengesankan, seperti saham LCKM naik 33,93% menjadi RP 150, RELI naik 24,48% menjadi Rp 600, ASPR menguat 15,42% menjadi Rp 464, FOOD naik 10% menjadi Rp 187, dan SRAJ naik 9,06% menjadi Rp 13.850.

