IHSG Jatuh 135 Poin ke Level Terendah Baru dalam Setahun Terakhir, Penekan MSCI
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (13/5/2026), atau jelang libur Panjang ditutup tersungkur sebanyak 135 poin (1,98%) ke level terendah baru lebih dari setahun 6.723. Pelemahn dipicu kejatuhan saham big cap setelah dicoret dari daftar MSCI Global Standard Indexes.
Tekanan datang dari kejatuhan saham big cap yang dicoret dari daftar MSCI, seperti TPIA, DSSA, AMMN, BREN, CUAN, dan AMRT. Tekanan juga datang dari kejatuhan saham big cap MORA, MLPT, dan AALI.
Baca Juga
Perbanas Buka Suara Soal Rencana Pemerintah Dorong Bank Himbara Kasih Kredit dengan Bunga 5%
Sedangkan dari sisi sektor, tekanan datang dari kejatuhans aham sektor, seperti sektor material dasar anjlok lebih dari 4,43% dan sektor infrastruktur 2,72%. Saham sektor energi, consumer primer, teknologi, consumer non primer, hingga keuangan juga turun. Sebaliknya saham sektor transportasi melesat 4,89% dan industry naik 1,26%.
Meski demikian IHSG anjlok, saham KOPI cetak kenaikan hingga auto reject atas (ARA) sebanyak 24,56% menjadi Rp 284. Kenaikan pesat juga melanda saham ELPI sebanyak 22,70% menjadi Rp 2.000, KONI naik 18,12% menjadi Rp 3.390, NEST menguat 18% menjadi Rp 590, dan BNBR menguat 12,18% menjadi Rp 175.
Kemarin, IHSG ditutup melemah sebanyak 46,72 poin (0,68%) menjadi 6.858 dengan pemodal asing investor asing mencatatkan penjualan bersih (net sell) senilai Rp 931,91 miliar. Net sell terbanyak melanda saham ANTM senilai Rp 217,76 miliar, BMRI mencapai Rp 181,74 miliar, dan CUAN senilai Rp 173,97 miliar.
Baca Juga
Prabowo Terima Laporan Ada Uang Koruptor Rp 39 Triliun di Bank: Mungkin Banyak Istri Muda
Pelemahan indeks dipicu pelemahan rupiah hingga lampaui Rp 17.500 dan kejatuhan mayorita sektor saham, seperti sektor industry melemah 3,20%, sektor kesehatan 3,52%, sektor consumer non primer 1,44%, sektor infrastruktur 1,49%, dan teknologi 0,61%. Sebaliknya kenaikan melanda saham sektor material dasar, transportasi, dan keuangan.
Meski IHSG anjlok, dua saham ini catatkan kenaikan hingga auto reject atas (ARA), yaitu CCSI melesat 25% menjadi Rp 300 dan ELPI naik 24,90% menjadi Rp 1.630. Meski tak ARA, saham NZI melesat 30,82% menjadi Rp 191 dan KJEN naik 24% menjadi Rp 155.

