Danamon (BDMN) dan MUFG Indonesia Jajaki Integrasi Operasional, Target Efektif pada 2027
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – PT Bank Danamon Indonesia Tbk (BDMN) menandatangani nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU) dengan MUFG Bank Ltd untuk menjajaki potensi integrasi dengan kantor MUFG di Indonesia. Target efektif integrasi ditargetkan tahun 2027.
Melalui rencana integrasi tersebut, Danamon dan MUFG Indonesia akan menggabungkan kekuatan, keahlian, serta jaringan global dan nasional guna menjadi salah satu institusi finansial global terdepan di Indonesia.
Manajemen BDMN dalam pengumuman resminya di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (11/5/2026), menyebutkan bahwa integrasi ini diharapkan mampu untuk menghadirkan solusi finansial dengan jangkauan nasabah yang lebih luas, memberikan nilai tambah bagi pemangku kepentingan, serta mendukung pertumbuhan industri jasa keuangan dan perekonomian nasional.
Baca Juga
Pada tahap awal, Danamon dan MUFG Indonesia telah sepakat memulai pekerjaan persiapan sebelum menandatangani perjanjian yang mengikat pada tahap berikutnya.
Struktur integrasi nantinya dituangkan dalam rancangan integrasi yang akan diajukan kepada otoritas terkait, diumumkan kepada publik, dan dimintakan persetujuan pemegang saham sesuai ketentuan yang berlaku.
Proses integrasi tersebut masih menunggu persetujuan regulator dan pemegang saham Danamon, dengan target efektif pada tahun 2027.
BDMN menegaskan hingga proses integrasi selesai, tidak ada perubahan terhadap operasional Danamon maupun MUFG Indonesia.
Baca Juga
Bank Danamon (BDMN) Catat Laba Rp 1,1 Triliun, Naik 35% Pada kuartal I 2026
Nasabah kedua entitas tetap dapat menggunakan seluruh produk dan layanan finansial seperti biasa tanpa perubahan pada produk, layanan, jam operasional, maupun jaringan kantor.
Selain itu, seluruh hubungan kontraktual dengan mitra usaha seperti vendor, kontraktor, perusahaan alih daya, dan pihak lainnya juga tetap berjalan normal.
Danamon merupakan bank swasta nasional yang berdiri sejak 1956 dan menjadi entitas anak konsolidasian MUFG Bank sejak 2019. Per 31 Desember 2025, Danamon memiliki total aset konsolidasian sebesar Rp275,7 triliun.
Danamon didukung jaringan layanan bank konvensional, unit usaha syariah, serta pembiayaan melalui anak usaha PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk atau Adira Finance.
Baca Juga
Sementara itu, MUFG Indonesia yang beroperasi sejak 1968 memiliki total aset Rp207 triliun per akhir 2025 dan fokus melayani nasabah korporasi besar, termasuk perusahaan Indonesia, Jepang, dan multinasional di Indonesia.
Jika integrasi efektif dilakukan, entitas hasil integrasi akan tetap menjadi anak usaha konsolidasian MUFG Bank. Langkah integrasi ini juga disebut sejalan dengan agenda Otoritas Jasa Keuangan dalam mendorong konsolidasi perbankan nasional.
Adapun hari ini, saham BDMN ditutup naik Rp 190 (4,21%) menjadi Rp 4.700. Rentang pergerakan Rp 4.520-4.830. Dalam sebulan terakhir harga saham BDMN telah melesat lebih dari 90%.

