IHSG Dibuka Melesat Dekati 1%, Saham Big Cap Naik Pesat
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (7/5/2026), dibuka melesat 68,32 poin (0,96%) menjadi 7.160. Kenaikan sejalan dengan lompatan indeks saham Asia.
Kenaikan ditopang penguatan seluruh sektor saham, seperti sektor material dasar, industry, consumer primer, perbankan, infrastruktur, property, hingga consumer primer.
Baca Juga
Reliance Sekuritas Rekomendasi Beli 4 Saham Hari Ini, Intip Daftarnya
Kenaikan ditopang lompatan saham big cap, seperti MLPT, TPIA, AMMN, PTRO, hingga EMAS. Adapun saham dengan kenaikan terpesat, yaitu saham BPTR naik 12,94% menjadi Rp 96, PYFA naik 11,05% menjadi Rp 422, dan DEFI anik 10% menjadi Rp 220.
Kemarin, IHSG ditutup naik 35,36 poin (0,50%) menjadi 7.092 dengan investor asing mencatatkan penjualan bersih (net sell) saham mencapai Rp 482,07 miliar. Net sell terbanyak melanda saham BMRI senilai Rp 188,91 miliar, BRPT mencapai Rp 121,55 miliar, dan BBCA mencapai Rp 90,46 miliar.
Baca Juga
Transformasi TOBA Mulai Berbuah, Arus Kas operasional Positif di Kuartal I-2026
Kenaikan indeks kemarin ditopang penguatan sejumlah sektor saham berikut, yaitu saham sektor material dasar 1,91%, sektor consumer non primer 1,42%, sektor teknologi 1,21%, sektor property 0,99%, dan sektor infrastruktur 0,40%. Sebaliknya penurunan melanda saham sektor keuangan dan kesehatan.
Di tengah penguatan tersebut, saham berikut catatkan lompatan harga, yaitu saham DEFI naik 34,23% menjadi Rp 200, RICY naik 34,04% menjadi Rp 126, PYFA naik 25% menjadi Rp 380, ABDA menguat 24,93% menjadi Rp 4.760, TALF naik 24,63% menjadi Rp 119, dan MLPT naik 19,95% menjadi Rp 24.500.

