Bagikan

ABM Investama (ABMM) Bidik Pertumbuhan Berkelanjutan, Perluas Portofolio Tambang dan Logistik

JAKARTA, investortrust.id PT ABM Investama Tbk (ABMM) menegaskan komitmennya terhadap pertumbuhan berkelanjutan dengan memperkuat posisi sebagai perusahaan energi terintegrasi melalui ekspansi strategis di sektor pertambangan.

Sepanjang 2025, perseroan merealisasikan sejumlah langkah strategis, termasuk pengembangan dan ekspansi usaha tambang di Sumatra dan Kalimantan.

Direktur Utama ABMM Achmad Ananda Djajanegara mengatakan, perusahaan telah mengakuisisi dua entitas tambang sebagai bagian dari strategi jangka panjang. “Sebagai bagian dari strategi pertumbuhan jangka panjang di sektor pertambangan, kami telah mengakuisisi perusahaan tambang PT Nirmala Coal Nusantara (NCN) pada 2024 dan PT Piranti Jaya Utama (PJU) pada 2025,” ujarnya di Jakarta, Rabu (29/4/2026).

Baca Juga

Resmi Masuk IDX Carbon, ABM Investama (ABMM) Tekan Emisi 121.919 Ton CO₂e dari Proyek Biogas Sukadamai

Melalui anak usaha PT Reswara Minergi Hartama, ABMM mengakuisisi NCN yang berlokasi di Meulaboh, Aceh Barat. Tambang ini memiliki potensi cadangan batu bara sebesar 31 juta ton dengan kalori 3.000–3.100 kcal/kg. NCN telah mencatatkan first sales pada Februari 2026. Dengan luas area 3.198 hektare dan potensi sumber daya mencapai 87,34 juta ton, tambang ini diproyeksikan menjadi salah satu penopang stabilitas pasokan energi.

Selain itu, ABMM telah mengakuisisi PJU yang berlokasi di Kapuas, Kalimantan Tengah, dengan luas konsesi 4.800 hektare. Tambang ini memiliki potensi sumber daya sebesar 83,4 juta ton dan cadangan 34 juta ton dengan kalori 4.800–5.100 kcal/kg, serta ditargetkan mulai beroperasi secara komersial pada akhir 2026. “Untuk mengantisipasi kebutuhan pasar Asia yang terus berkembang, ABMM tengah mempersiapkan operasionalisasi PJU,” kata Achmad.

Di tengah tantangan eksternal sepanjang 2025, ABMM mampu menjaga kinerja operasional melalui efisiensi, dengan volume overburden removal mencapai 235,5 juta BCM.

Baca Juga

Cetak Talenta Teknik Daerah, ABM Investama (ABMM) Gelar Program Ini  

Perseroan juga memperkuat diversifikasi bisnis melalui anak usaha di sektor logistik dan fabrikasi, yaitu CKB Logistics dan Sanggar Sarana Baja (SSB). CKB Logistics mencatat peningkatan on-time delivery, sementara SSB memperluas pasar ekspor ke Mongolia melalui pengiriman side dump truck.

Kemitraan strategis dengan klien utama, seperti Freeport Indonesia juga terus dipertahankan, mencerminkan kepercayaan pasar terhadap kualitas layanan ABMM.

Bagikan Dividen

Sementara itu, Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahun Buku 2025 yang digelar hari ini menetapkan pembagian dividen tunai sebesar US$ 15,5 juta atau sekitar Rp 267 miliar.

Dividen tersebut merupakan bagian dari laba bersih konsolidasian yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar US$70,61 juta.

Manajemen menyatakan dividen akan dibagikan secara proporsional kepada pemegang saham yang namanya tercatat atau cum dividen 8 Mei 2026. Adapun pembagian dividen dilaksanakan pada 28 Mei 2026.

The Convergence Indonesia, lantai 5. Kawasan Rasuna Epicentrum, Jl. HR Rasuna Said, Karet, Kuningan, Setiabudi, Jakarta Pusat, 12940.

FOLLOW US

logo white investortrust
Telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor1188/DP-Verifikasi/K/III/2024