Perluas Akses Investor di Pasar Modal, BSI (BRIS) Dukung Program Pintar Reksa Dana
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Untuk mendorong investasi sejak dini melalui setoran rutin dengan nominal terjangkau, PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BRIS) atau BSI ambil bagian sebagai Agen Penjual Efek Reksa Dana (APERD) dalam program Pintar Reksa Dana - SiMuda Investasiku yang dirilis Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bursa Efek Indonesia (BEI), dan pelaku pasar modal.
Direktur Utama BSI, Anggoro Eko Cahyo mengatakan, BSI menawarkan produk reksa dana pasar uang syariah yang relatif rendah risiko, likuid, dan sesuai bagi investor pemula. Dengan minimum investasi mulai Rp 10.000 serta tanpa biaya pembelian dan pencairan, masyarakat terutama generasi muda didorong untuk investasi secara konsisten dan terencana.
“Kami siap mendukung program pemerintah dalam memperkenalkan investasi yang terjangkau kepada generasi muda. Dengan nominal yang ringan, masyarakat dapat mulai berinvestasi lebih dini dan membangun kebiasaan finansial yang sehat,” ujar Anggoro dalam keterangan pers, Senin (27/4/2026).
Baca Juga
Kemudahan akses, menurut Anggoro, juga menjadi fokus utama. Proses pendaftaran dapat dilakukan secara sederhana melalui booth yang tersedia maupun kanal digital, didukung tenaga pemasaran berizin atau Wakil Agen Penjual Efek Reksa Dana (WAPERD).
“Skema ini memungkinkan masyarakat, baik yang telah maupun belum memiliki rekening investasi, berpartisipasi secara lebih praktis,” tutur dia.
Anggoro Eko Cahyo menjelaskan, BSI menyediakan beragam pilihan produk reksa dana syariah dari sejumlah manajer investasi (MI) terkemuka. Untuk meningkatkan partisipasi, bank berkode saham BRIS ini juga menghadirkan program bundling pada peluncuran Pintar Reksa Dana SiMuda, yang dikombinasikan dengan produk tabungan E-Mas.
Baca Juga
Di Tengah Koreksi Pasar, Reksa Dana Tetap Solid dengan AUM Rp 699 Triliun
Menurut Anggoro, melalui skema ini nasabah berkesempatan memperoleh reward saldo Tabungan E-Mas untuk pembelian produk reksa dana Rp 500.000 dan Tabungan E-Mas Rp 500.000 sesuai syarat dan ketentuan yang berlaku.
“Dengan nominal yang ringan, masyarakat dapat mulai berinvestasi lebih dini dan membangun kebiasaan finansial yang sehat,” kata dia.
Anggoro berharap kehadiran program Pintar Reksa Dana SiMuda Investasiku mampu memperluas basis investor muda sekaligus menghadirkan alternatif investasi syariah yang inklusif. Inisiatif ini juga sejalan dengan kontribusi BSI dalam mendorong pertumbuhan ekosistem keuangan syariah nasional.

