Aster dan Puraglobe Jajaki Proyek RRBO di Singapura, Olah Oli Bekas Jadi Base Oil Premium
JAKARTA, investortrust.id – Aster Chemicals and Energy Pte. Ltd. (Aster), perusahaan patungan milik PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA), bersama Puraglobe Germany GmbH (Puraglobe) menandatangani nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) untuk pengembangan fasilitas pengolahan Re-Refined Base Oil (RRBO) di Singapura.
Proyek ini bertujuan mengolah kembali oli bekas menjadi base oil berkinerja tinggi Group II/III/III+. Base oil tersebut merupakan komponen penting dalam berbagai kebutuhan industri modern, mulai dari oli mesin kendaraan, pelumas mesin pesawat, gearbox turbin angin, fluida termal kendaraan listrik, hingga mesin industri presisi.
Melalui MoU ini, kedua perusahaan memulai kolaborasi terstruktur dengan menggabungkan keunggulan masing-masing, yakni teknologi re-refining eksklusif milik Puraglobe dan platform operasional serta komersial Aster di Asia. Singapura diproyeksikan menjadi lokasi fasilitas pertama di luar Jerman.
Baca Juga
Deputy CEO Aster Andre Khor mengatakan, kolaborasi dengan Puraglobe merupakan langkah strategis menuju produksi yang lebih maju dan bernilai tambah tinggi, yang akan mendefinisikan babak baru industri Singapura.
“Melalui MoU ini, kami akan melanjutkan studi kelayakan bersama di Pulau Bukom sebagai lokasi potensial, termasuk evaluasi integrasi teknologi, pasokan bahan baku, konfigurasi fasilitas, serta keseluruhan aspek ekonomi dari pengembangan proyek ini,” ujar Andre dalam keterangan resmi, Jumat (24/4/2026).
Proyek yang dinamakan PURANOVA ini berfokus pada pemanfaatan oli bekas yang selama ini kurang dimanfaatkan di Asia, untuk diolah kembali menjadi base oil dengan kualitas setara produk virgin Group III/III+.
Baca Juga
Prajogo Pangestu Kembali Jual Saham CUAN, Free Float Bertambah
Teknologi HyLube dan HyRes milik Puraglobe memungkinkan model bisnis berkelanjutan dalam skala industri, di mana saat ini belum terdapat fasilitas serupa dengan kapasitas besar di luar Jerman.
Sementara itu, Chief Executive Officer Puraglobe Alois Virag mengatakan, selama tiga dekade perusahaan telah membuktikan oli bekas bukan limbah, melainkan bahan baku premium yang dapat dimanfaatkan kembali.
“Kami memiliki rekam jejak operasional melalui tiga fasilitas proses di Jerman, hubungan penyerapan global dengan produsen pelumas besar, serta teknologi yang terus dikembangkan sejak dikomersialisasikan pada 2004,” tuturnya.

