IHSG Dibuka Rebound 0,36%, Saham WBSA Lanjutkan ARA
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga sahama gabungan (IHSG), Kamis (23/4/2026), dibuka menguat 26 poin (0,36%) menjadi 7.568. Penguatan berbanding terbalik dengan koreksi intraday pasar saham Asia.
Kenaikan ditopang lompatan sejumlah sektor saham, seperti sektor keuangan, konsumer primer, properti, teknologi, energi, dan material dasar. Sebaliknya penurunan melanda saham industri, konsumer primer, dan kesehatan.
Baca Juga
Di tengah penguatan tersebut, sejumlah saham ini catatkan lompatan harga, yaitu saham WBSA naik 24,88% menjadi Rp 1.330, AMIN naik 18,33% menjadi Rp 284, dan BDMN menguat 18,96% menjadi Rp 4.580.
Kemarin, IHSG ditutup melemah 17,77 poin (-0,24%) menjadi 7.541 dengan investor asing mencatatkan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 827,43 miliar. Net sell terbanyak melanda saham BBRI, BMRI, dan BBCA.
Adapun penurunan indeks kemarin dipicu pelemahan saham sektor energi, material dasar, dan properti. Tekanan juga datang dari kejatuhan dua saham big cap ini, yaitu BREN melemah 9,62% menjadi Rp 5.400 dan DSSA melemah 9,71% menjadi Rp 2.510.
Baca Juga
Garuda Indonesia (GIAA) Pangkas Rugi Bersih 45,19% di Kuartal I 2026
Meski IHSG ditutup jatuh, sejumlah saham berikut catatkan kenaikan hingga auto reject atas (ARA), yaitu COAL naik 33,96% menjadi Rp 71, BDMN naik 25% menjadi Rp 2.850, HOPE menguat 24,60% menjadi Rp 314, TALF naik 24,60% menjadi Rp 785, dan saham WBSA naik 24,56% menjadi Rp 1.065.
ARA juga melanda saham BOBA naik 24,56% menjadi Rp 284, BABY naik 24,54% menjadi Rp 406, BIKE naik 24,51% menjadi Rp 635, dan COCO menguat 24,40% menjadi Rp 520. Meski tak ARA, saham KOTA melambung 29,52% menjadi Rp 136.

