BEI Buka Suspensi Saham CGAS Mulai Perdagangan 4 Maret 2024
JAKARTA, Investortrust.id - Bursa Efek Indonesia (BEI) membuka kembali perdagangan saham dan Waran I PT Citra Nusantara Gemilang Tbk (CGAS). Pembukaan suspensi dilakukan mulai perdagangan sesi I, Senin (4/3/2024).
BEI sebelumnya telah menghentikan perdagangan saham dan Waran Seri I CGAS sejak 23 Februari 2024 dipicu atas penurunan harga saham tersebut dalam beberapa pekan terakhir sebelum suspensi.
Berdasarkan data, saham CGAS anjlok sebesar 4,35% ke level Rp132 per saham pada perdagangan Kamis (23/2/2023) atau sehari sebelum suspensi. Sedangkan selama sepekan terakhir sebelum suspensi, harga saham ini telah turun sebesar 12% dari Rp 162 per saham pada 16 Februari 2024.
“Perdagangan Saham PT Citra Nusantara Gemilang Tbk. (CGAS) di Pasar Reguler dan Pasar Tunai serta Waran Sesi I PT Citra Nusantara Gemilang Tbk. (CGAS-W) di seluruh Pasar dibuka kembali mulai perdagangan sesi I tanggal 4 Maret 2024,” tulis Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI Yulianto Aji Sadono dan Kepala Divisi Pengaturan & Operasional Perdagangan BEI Pande Made Kusuma Ari A dalam penjelasan resminya di BEI, Jumat (01/03/2024).
Baca Juga
Citra Nusantara (CGAS) Gagas Pembangunan LNG Station Rp 161 Miliar
Sebelumnya, Perusahaan distribusi gas alam cair, PT Citra Nusantara Gemilang (CGAS) resmi mencatatkan saham perdana (listing) di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin (8/1/2024) sebagai emiten kedua yang tercatat di BEI pada tahun 2024. Perseroan berhasil meraup dana segar hasil IPO Rp 179,62 miliar.
PT Citra Nusantara (CGAS) menargetkan pendapatan meningkat sekitar 20-30% tahun 2024 ini dibanding 2023. Target tersebut akan disokong oleh penggunaan pendanaan IPO (initial public offering).
Sebanyak 90% dari dana hasil IPO akan digunakan untuk ekspansi, terutama membangun LNG station di Galian Field, Tambun Zone 7 Regional 2. Perusahaan juga akan memanfaatkan dana IPO untuk membangun mother station di Grobogan, Purwodadi, Jawa Tengah, dengan kapasitas 1,5 MMSCFD.
Adapun, satu mother station juga akan dibangun perseroan di Majalengka berka, dengan kapasitas plant 1 MMSCFD. Sedangkan mothers station di Gresik, Jawa Timur akan dibangun dengan kapasitas plant 2 MMSCFD.
Sebagai informasi, Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Jumat (1/3/3034), ditutup turun tipis 4,2 poin (0,06%) ke level 7.311,91. (CR-4)

