Konsumsi Lebaran Dongkrak Ekonomi, Airlangga Wanti-wanti Potensi Gejolak Energi Global
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Menko Perekonomian) Airlangga Hartarto menyebutkan, momentum Hari Raya Idul Fitri tidak hanya dimaknai sebagai kemenangan spiritual setelah menjalani ibadah puasa selama 30 hari, tetapi juga menjadi pendorong aktivitas ekonomi nasional.
Menurut Airlangga, pemerintah telah menyiapkan berbagai kebijakan untuk menjaga daya beli masyarakat dan mendorong pertumbuhan ekonomi, khususnya pada kuartal pertama tahun ini.
“Pemerintah memberikan berbagai stimulus, mulai dari program diskon, kebijakan work from anywhere untuk mendorong mobilitas masyarakat, hingga penyaluran bantuan sosial,” ujar Airlangga kepada awak media di kediamannya, Sabtu (21/3/2026).
Baca Juga
Belanja Ramadan Dorong Ekonomi, Airlangga dan Purbaya Optimistis Tembus 5,5%–5,7%
Politikus Partai Golkar ini pun menjelaskan, peningkatan mobilitas masyarakat selama periode Lebaran diharapkan dapat mendorong konsumsi domestik, yang menjadi salah satu penopang utama pertumbuhan ekonomi Indonesia.
Pemerintah pun menargetkan pertumbuhan ekonomi pada kuartal I dapat mencapai sekitar 5,5% seiring dengan meningkatnya aktivitas masyarakat selama Ramadan dan Idul Fitri.
Baca Juga
Selain itu, Airlangga juga menekankan pentingnya kewaspadaan terhadap dinamika global, termasuk potensi gejolak harga energi dan minyak dunia yang dapat memengaruhi perekonomian nasional.
“Dalam suasana kemenangan ini, kita tetap perlu waspada dan bersama-sama menghadapi berbagai tantangan ke depan, termasuk potensi krisis energi global,” ungkapnya.

