Moody’s Beri Prospek Negatif, Purbaya: Saat Ini Ekonomi Indonesia lebih Cepat
JAKARTA, investortrust.id – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa merespons penilaian Moody’s yang menurunkan prospek ekonomi Indonesia menjadi negatif dari sebelumnya stabil tidak mengubah keyakinan pemerintah terhadap arah perekonomian nasional.
“Ya, biar saja seperti itu. Yang jelas kan ekonomi kita sudah berbalik arah, lebih cepat dari sebelumnya,” ujar Purbaya di kantornya, Jakarta, Jumat (6/2/2026).
Baca Juga
IHSG Sesi I Ditutup Anjlok 2,83% ke Bawah 8.000, Saham Big Cap Berguguran Akibat Moody’s
Purbaya meyakini perekonomian Indonesia akan terus membaik dengan laju pertumbuhan yang semakin cepat. Ia menilai, seiring waktu, Moody’s akan melihat kondisi ekonomi domestik secara lebih adil. “Nanti saya pikir, pelan-pelan Moody’s kan melihat apa yang terjadi di sini dengan lebih fair,” kata dia.
Terkait sejumlah program pemerintah yang menjadi sumber keraguan Moody’s, Purbaya menyatakan optimistis kekhawatiran tersebut akan mereda. Ia menegaskan, lembaga pemeringkat pada dasarnya menilai kemampuan dan kemauan suatu negara dalam membayar utang.
“Dia melihat apakah sebuah negara mampu membayar utang atau mau membayar utang. Dua-duanya sudah kita penuhi. Jadi harusnya nggak ada masalah,” ujarnya.
Baca Juga
Moody's Turunkan Peringkat Utang AS, Ini Respons Menohok Robert Kiyosaki
Purbaya juga memastikan arus modal asing ke Indonesia tetap terjaga. Ia menilai fondasi ekonomi nasional terus membaik, tercermin dari kinerja pertumbuhan ekonomi kuartal IV-2025 yang dinilai solid. “Walaupun di bawah target saya lagi sih, tapi jelas kan ekonomi kita sudah berbalik arah,” katanya.
Ke depan, Purbaya menegaskan pemerintah akan memastikan seluruh program ekonomi berjalan lebih baik. Program Makan Bergizi Gratis (MBG), menurutnya, akan dijaga agar tetap tepat sasaran, efektif, dan efisien.
“Itu yang akan saya lihat nanti. Jangan sampai ada pemborosan yang tidak terkontrol di sana. Itu mungkin Moody’s juga khawatir di situ,” ucap Purbaya.

