Rasio ULN Indonesia terhadap PDB Turun Jadi 28,7%
JAKARTA, investortrust.id – Struktur Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia tetap sehat, didukung oleh penerapan prinsip kehati-hatian dalam pengelolaannya. ULN Indonesia pada Oktober 2023 tetap terkendali sebagaimana tecermin dari rasio ULN Indonesia terhadap produk domestik bruto (PDB) yang turun menjadi 28,7%, dari 28,9% pada bulan sebelumnya, serta didominasi oleh ULN jangka panjang dengan pangsa mencapai 86,8% dari total ULN.
"Dalam rangka menjaga agar struktur ULN tetap sehat, Bank Indonesia dan pemerintah terus memperkuat koordinasi dalam pemantauan perkembangan ULN, didukung oleh penerapan prinsip kehati-hatian dalam pengelolaannya. Peran ULN juga akan terus dioptimalkan dalam menopang pembiayaan pembangunan dan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional yang berkelanjutan, dengan meminimalisasi risiko yang dapat memengaruhi stabilitas perekonomian," kata Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia (BI) Erwin Haryono dalam keterangan di Jakarta, Jumat (15/12/2023).
Baca Juga
Utang Luar Negeri Indonesia Turun Jadi US$ 392,2 Miliar Oktober
ULN RI US$ 392,2 Miliar
Erwin menjelaskan lebih lanjut ULN Indonesia pada Oktober 2023 turun dibandingkan dengan bulan sebelumnya. Posisi ULN Indonesia pada Oktober 2023 tercatat 392,2 miliar dolar AS, turun dibandingkan pada September 2023 yang mencapai 394,4 miliar dolar AS.
"Penurunan posisi ULN ini terutama bersumber dari ULN sektor publik. Sedangkan secara tahunan, ULN Indonesia tumbuh 0,6% (yoy)," kata Erwin Haryono.
Baca Juga

