IHSG Rebound dan Pangkas Koreksi, Menko Airlangga: Alhamdulillah wa Syukurillah!
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Menteri Koordinator bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto bersyukur koreksi yang terjadi pada Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak menipis pada penutupan Kamis (29/1/2026). Pada sesi penutupan, IHSG memangkas koreksi sebanyak 88,36 poin atau turun -1,06% menjadi 8.232. Sebelumnya, pada sesi pembukaan perdagangan, IHSG terjun 839 poin atau lebih dari 10% menjadi 7.481.
“Alhamdulillah, wa syukurillah,” kata Airlangga, di kantornya, Jakarta, Kamis (29/1/2026).
Airlangga mengeklaim IHSG yang terkoreksi menipis itu terjadi karena respons cepat pemerintah. Salah satunya, bagaimana Otoritas Jasa Keuangan (OJK) membahas mengenai mekanisme dan reformasi Bursa Efek Indonesia (BEI). Sebab, selain imbas dari penilaian Morgan Stanley Capital International (MSCI), IHSG juga terdampak akibat laporan Goldman Sachs yang menurunkan peringkat saham Indonesia menjadi underweight.
“Ya sama lah, dipelajari, kemudian reformasi dan transparansi,” ujar dia.
Airlangga mengatakan penetapan free float dengan batas 15% yang diajukan OJK sudah cukup. Tapi, dia mengajukan syarat yang juga harus dipenuhi.
“Tahap ini cukup. Tapi, dalam 15% juga harus transparan, UBO (Ultimate Beneficial Owner)-nya siapa,” kata dia. Ultimate Beneficial Owner yang dimaksud Airlangga adalah pihak atau orang yang sebenarnya memiliki, mengendalikan, atau memperoleh manfaat akhir dari suatu perusahaan atau saham.
Baca Juga
Perdagangan Saham kembali Terkena Trading Halt, SRO dan OJK Siap Beri Keterangan
Airlangga mengatakan ia optimistis bahwa IHSG akan rebound. Akan tetapi, dia belum dapat memastikan kapan IHSG akan kembali terbang tinggi. “Belum to the moon,” ujar dia.
Dilaporkan investortrust.id, Meski IHSG terjun bebas, sejumlah saham berikut catatkan kenaikan mengesankan, seperti saham KIOS naik 27,87% menjadi Rp 156, AGAR naik 24,46% menjadi Rp 346, ELIT naik 23,02% menjadi Rp 342, AGRO menguat 19,91% menjadi Rp 1.325, GPSO naik 18,09% menjadi Rp 555.
Begitu juga dengan beberapa saham big cap ini mulai ditutup menghijau hari ini, yaitu saham BREN naik 2,71%, BBCA naik 2,49%, BBRI naik 5,29%, CUAN naik 18,59%, AMMN naik 2,14%, dan PTRO naik 2,75%. Kenaikan saham big cap memicu indeks LQ45 catatkan kenaikan hari ini.
Kemarin, IHSG anjlok sebanyak 659,67 poin (7,35%) menjadi 8.320, bahkan sempat terkena trading halt selama 30 menit akibat turun lebih dari 8% di sesi II. Investor asing merealisasikan penjualan bersih (net sell) senilai Rp 6,17 triliun, terbesar disumbangkan BBCA Rp 4,1 triliun.
Penurunan indeks dipicu atas kejatuhan seluruh sektor saham dengan penekan utama datang dari saham-saham big cap, seperti saham BREN, PTRO, BRPT. Penurunan juga melanda saham big cap lainnya, seperti BBCA, DSSA, MORA, PANI, hingga RATU.

