Survei BI Proyeksikan Penjualan Eceran Menurun 3 Bulan Mendatang, Tekanan Inflasi Meningkat
JAKARTA, investortrust.id – Bank Indonesia (BI) mencatat responden dalam survei penjualan eceran memperkirakan penurunan penjualan selama tiga bulan mendatang. Hal ini tercermin dari Indeks Ekspektasi Penjualan (IEP) Februari 2026 yang berada di level 143,2, menurun dari IEP Januari 2026 sebesar 157,2.
Meski menurun secara bulanan, IEP Februari 2026 masih lebih tinggi dibanding periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 127,7. Lonjakan IEP pada Februari 2025 dipengaruhi momentum Ramadan.
Baca Juga
Penjualan Eceran November 2025 Tumbuh 6,3%, Lebih Tinggi dari Bulan Sebelumnya
Sementara itu, IEP Mei 2026 tercatat sebesar 145, naik tipis dibandingkan periode sebelumnya yang sebesar 144,8. Kenaikan ekspektasi penjualan pada Mei 2025 didorong adanya momentum Kenaikan Yesus Kristus, Iduladha, dan Waisak.
Dari sisi harga, tekanan inflasi pada tiga bulan mendatang diperkirakan meningkat pada Februari 2026. Namun, penurunan inflasi diproyeksikan mulai terasa pada Mei 2026.
Baca Juga
30 Menit Jelang Penutupan, IHSG Tergerus 100 Poin Terseret Saham Emiten Prajogo
Indeks Ekspektasi Harga Umum (IEH) Februari 2026 tercatat 168,6, lebih tinggi dibandingkan periode sebelumnya, seiring momentum Ramadan 1447 Hijriah. Adapun IEH Mei 2026 turun dari 161,7 menjadi 154,8.

