Rakornas Investasi 2023, Presiden Kembali Tekankan Pentingnya Hiliriasi
JAKARTA, Investortrust.id - Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali tekankan pentingnya hilirisasi dalam mendorong penerimaan negara. Hal ini disampaikan Presiden Jokowi dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Investasi 2023, yang diselenggarakan di Balai Kartini Jakarta, Kamis (07/12/2023).
"Kenapa hilirisasi? karena memberikan nilai tambah yang tinggi," ungkap Presiden Jokowi.
Baca Juga
Dalam Rakornas Investasi 2023 yang juga dihadiri oleh Kepala BKPM, Menko Marves ad interim, Mendagri dan Menteri ATR, Presiden Jokowi meminta kepada seluruh stakeholders untuk bekerja mengoptimalkan hilirisasi.
"Oleh sebab itu, kita harus fokus pada investasi yang menggerakkan pertumbuhan ekonomi. Yang meningkatkan lapangan kerja," tekan Presiden Jokowi.
Presiden Jokowi mencontohkan lonjakan penerimaan negara yang didapatkan dari ekspor komoditas nikel sebelum dan setelah diterapkan hilirisasi.
"Tahun 2017 ekspor nikel kita berada di angka US$3,3 miliar. Begitu masuk ke hilirisasi, di tahun 2022 berada di angka US$33,8 miliar,"
Baca Juga
Ekonomi RI Bagus, Presiden Tawarkan Investasi Prioritas Hilirisasi dan Transisi Energi
Presiden juga menambahkan, penerimaan negara dari ekspor komoditas nikel bukan tidak mungkin akan semakin melonjak lebih tinggi.
"Itu baru satu atau dua turunan, nanti akan lebih banyak. Belum lagi masuk ke EV battery, peningkatannya pasti akan sangat tinggi sekali," tambah Presiden Jokowi.
Menurut Presiden Jokowi, masih banyak komoditas ekspor yang dapat dilakukan hilirisasi selain nikel.
"Inilah yang bolak-balik saya sampaikan, nilai tambah, nilai tambah. Yang harus dikejar,"
Melalui Rakornas Investasi 2023, Presiden Jokowi juga menyampaikan di tahun 2024 mendatang Indonesia memiliki target realisasi investasi sebesar Rp1.650 triliun. (CR-1)
