Pemerintah Yakin Konsumsi Rumah Tangga Melonjak di Kuartal IV-2025 Berkat Stimulus Tambahan
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – Konsumsi rumah tangga masih menjadi penopang utama pertumbuhan ekonomi pada kuartal III-2025. Konsumsi rumah tangga tercatat tumbuh 4,89% secara tahunan (yoy), meski sedikit melambat dibandingkan kuartal III-2024 yang tumbuh 4,91% dan kuartal II-2025 yang mencapai 4,97%.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan bahwa konsumsi rumah tangga diperkirakan akan meningkat signifikan memasuki kuartal IV-2025. “Kalau konsumsi (rumah tangga) ini relatif spike masuk ke kuartal IV-2025,” ujar Airlangga di Jakarta, Rabu (5/11/2025).
Baca Juga
BPS: Pertumbuhan Ekonomi Kuartal III 2025 Capai 5,04 % Secara Tahunan
Optimisme tersebut didukung stimulus tambahan pemerintah sebesar Rp 30 triliun yang digelontorkan pada periode tersebut. Selain itu, masih tersisa plafon Kredit Usaha Rakyat (KUR) sekitar Rp 50 triliun yang dapat mendorong aktivitas ekonomi masyarakat. “Jadi itu masih kita dorong,” lanjut Airlangga.
Ia menyebut, dengan dorongan tersebut, pemerintah optimistis pertumbuhan ekonomi pada kuartal IV-2025 dan akhir tahun dapat mencapai target yang ditetapkan.
Sebelumnya, konsumsi rumah tangga masih menjadi kontributor terbesar terhadap produk domestik bruto (PDB) kuartal III-2025 dengan kontribusi mencapai 53,14%. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi kuartal III-2025 berada di level 5,04% yoy.
Baca Juga
IHSG Ditutup Rekor ATH 8.318, Empat Saham Dipimpin COIN Cetak ARA
Selain konsumsi rumah tangga, Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) memberikan kontribusi 29,09% dengan pertumbuhan 5,04%. Konsumsi pemerintah tumbuh 5,49% dengan kontribusi 7,17%, dan konsumsi Lembaga Non Profit yang Melayani Rumah Tangga (LNPRT) tumbuh 4,28%.
“Dengan demikian 82,23% PDB kuartal III-2025 berasal dari konsumsi rumah tangga dan PMTB,” ujar Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik BPS, Moh Edy Mahmud.

