Lapor ke Prabowo, Airlangga Sebut Program-program Unggulan Berlanjut ke 2026
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Presiden Prabowo Subianto menggelar rapat terbatas dengan sejumlah menteri di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (29/10/2025). Dalam pertemuan itu, Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto melaporkan sejumlah capaian program unggulan pemerintah.
“Bapak Presiden juga menanyakan terkait dengan beberapa program-program unggulan yang sudah dijadikan target. Jadi kami juga sampaikan terkait dengan program-program yang dilanjutkan di tahun 2026,” kata Airlangga, di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta.
Menurut Airlangga, pemerintah tengah mengupayakan penyempurnaan regulasi untuk beberapa program yang akan dilanjutkan tahun mendatang. Program-program tersebut di antaranya, insentif Pajak Penghasilan (PPH) pasal 21 untuk sektor pariwisata dan padat karya, Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) untuk sektor perumahan, serta penerima diskon iuran Jaminan Keselamatan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM) bagi pekerja.
Baca Juga
Menkeu Sebut Pertumbuhan Ekonomi di Atas 6% untuk Tarik Tenaga Kerja ke Sektor Formal
Airlangga juga menjelaskan, Prabowo memonitor dengan saksama sejumlah program di berbagai sektor, termasuk di sektor pertanian, lalu yang terkait dengan hilirisasi, revitalisasi tambak pantura seluas 20.000 hektare oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), pengembangan tambak udang terintegrasi di Nusa Tenggara Timur (NTT), hingga modernisasi kapal, serta pelaksanaan program makan bergizi gratis (MBG).
Masih menurut Airlangga, Prabowo juga memantau perkembangan perekonomian nasional. Dia selaku Menko perekonomian pun menyampaikan bahwa kondisi perekonomian relatif dalam kondisi baik.
Ini terlihat dari beberapa indikator mengenai konsumsi. Indeks konsumen masih di atas 100-115. Sementara itu, Indeks Penjualan Retail (IPR) naik 5,8% secara tahunan, dan angka Purchasing Managers Index (PMI) juga masih berada di kisaran ekspansif di angka 50,4.
“Dan kemarin terkait dengan investasi juga (realisasinya mencapai) Rp 1.434,3 triliun,” kata dia.

