Jelang Pengumuman Hasil RDG, Rupiah Tercatat Melemah 4 Poin di Rp 16.589 per US$
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Rupiah tercatat melemah 4 poin atau melemah -0,02% ke posisi Rp 16.589 per US$ pada Selasa (21/10/2025) menurut Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR).
Kepala Ekonom Bank Mandiri Andry Asmoro mencatat pelemahan rupiah setelah terjadi perdagangan sepanjang hari. Rupiah diperdagangkan di kisaran Rp 16.565 hingga Rp 16.594 per US$.
Kondisi ini dipengaruhi indeks saham Asia menguat pada hari ini. Shanghai naik 1,4% ke 3.916 dan Nikkei naik 0,3% ke 49.316. Kenaikan ini didorong oleh pernyataan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang menyebut tercapainya kesepakatan dagang dengan China masih terbuka.
“Sehingga kekhawatiran pasar terhadap kenaikan tarif dan risiko perlambatan perdagangan global mulai mereda,” kata dia.
Baca Juga
Dolar AS Kembali Perkasa di Pasar Asia, Rupiah Melemah Tipis
Di dalam negeri, IHSG tercatat naik 1,8% ke 8.238. Penguatan IHSG dipimpin oleh sektor energi, diikuti oleh sektor infrastruktur dan properti yang didorong oleh ekspektasi terhadap stimulus fiskal dan penurunan suku bunga. Sektor keuangan, bahan baku, dan konsumsi juga mencatatkan kenaikan di tengah optimisme terhadap pertumbuhan ekonomi dan meningkatnya permintaan domestik.
“Sentimen pasar semakin positif berkat meningkatnya harapan bahwa Bank Indonesia akan memangkas suku bunga acuan (BI Rate) sebesar 25 bps menjadi 4,50% dalam rapat kebijakan besok untuk mendorong ekspansi kredit dan memperkuat momentum pertumbuhan ekonomi,” kata dia.

