Inflasi Bulanan Indonesia
Pada Agustus 2025, Indonesia mencatatkan deflasi sebesar -0,08% secara bulanan, melanjutkan tren pelemahan harga setelah sempat naik 0,30% pada Juli dan 0,19% pada Juni. Sebelumnya, pada Mei 2025 terjadi deflasi cukup dalam -0,37% setelah lonjakan tajam pada periode Ramadan–Idulfitri di Maret dan April 2025 yang masing-masing mencatat inflasi 1,65% dan 1,17%.
Awal tahun 2025 bahkan diwarnai deflasi beruntun, yakni -0,76% pada Januari dan -0,48% pada Februari, menandakan tekanan harga yang cukup besar sebelum lonjakan musiman. Sementara itu, sepanjang 2024 inflasi bergerak relatif rendah dan stabil, dengan laju tertinggi pada Maret sebesar 0,52% dan deflasi terdalam pada Juli sebesar -0,18%.
Secara umum, data ini menunjukkan bahwa inflasi Indonesia dalam dua tahun terakhir sangat dipengaruhi oleh faktor musiman, terutama periode hari besar keagamaan dan siklus panen.
Catatan: Data selengkapnya dapat diunduh pada link di bawah tabel berikut.

