KSSK: Kinerja Pasar Surat Utang Negara Membaik, Tingkat Yield Menurun
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Ketua Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) Sri Mulyani Indrawati mengatakan kinerja Surat Utang Negara (SUN) mengalami perbaikan pada kuartal II-2025. Ini terlihat dari perbaikan imbal hasil atau yield SUN seri benchmark tenor 10 tahun.
“Mengalami penguatan dengan turun 41 basis poin (bps) year to date (ytd) ke level 6,62% pada akhir kuartal II-2025,” kata Sri Mulyani saat laporan hasil rapat KSSK kuartal II-2025, di kantor LPS, Jakarta, Senin (28/7/2025).
Sri Mulyani mencatat, net buy oleh investor asing pada SUN tercatat sebesar Rp 42,02 triliun ytd. Sekadar informasi, porsi kepemilikan asing pada SUN mencapai angka 14,56% per 30 Juni 2025.
Pergerakan yield dan kepemilikan investor asing pada kuartal II-2025 dipengaruhi oleh berbagai faktor eksternal. Misalnya, tarif resiprokal Amerika Serikat (AS) yang mulai berlaku pada April 2025. Selain itu, terjadi eskalasi konflik di Timur Tengah antara Israel dan Iran.
“(Hal yang memengaruhi antara lain) Inflasi di AS yang masih relatif tinggi dan inflow investor asing serta keputusan BI untuk memangkas BI Rate sebesar 25 bps pada Mei 2025,” kata dia.
Baca Juga
Selama Semester I-2025, Kemenkeu Optimistis dengan Kinerja Lelang SBN
Dalam kesempatan yang sama Sri Mulyani menjelaskan kinerja Surat Berharga Negara (SBN) tenor 10 tahun juga mengalami penurunan imbal hasil per 25 Juli 2025. Hingga tanggal tersebut, yield SBN 10 tahun turun hingga 51 bps ytd ke level 6,51%.
“(Penurunan yield terjadi) Seiring dengan penurunan BI Rate ke level 5,25 pada Juli 2025,” ujar dia.
Menteri Keuangan juga menjelaskan bahwa investor asing juga masih mencatatkan net buy pada akhir kuartal II-2025. Setidaknya total net buy menjadi sebesar Rp 58,29 triliun ytd hingga 25 Juli 2025. Porsi kepemilikan asing mengalami kenaikan tipis menjadi 14,64% dari posisi 14,56% pada Juni 2025.

