Tak Laku di 2023, Aset Tommy Soeharto Akan Kembali Dilelang
JAKARTA, investortrust.id - Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) akan melelang kembali aset milik putra bungsu Presiden Soeharto, Hutomo Mandala Putra alias Tommy Soeharto. Aset tersebut termasuk dalam sitaan dari Satuan Tugas (Satgas) BLBI.
“Aset Tommy Soeharto sudah beberapa kali (ditawarkan) ya belum laku sampai sekarang,” kata Direktur Lelang DJKN, Joko Prihanto, di kantor DJKN, Jakarta, Kamis (25/01/2024).
Joko mengatakan karena kondisinya yang belum menemukan pembeli, aset Tommy Soeharto tersebut akan dilelang kembali pada 2024. “Akan dilelang ulang di 2024,” ujar dia.
Joko mengatakan aset tersebut tidak laku karena harganya yang tinggi karena nilai asetnya dan aset tersebut memiliki latar belakang bermasalah. Sehingga, belum ada penawaran dari masyarakat.
Baca Juga
Emiten Kapal Tommy Soeharto (HUMI) Sewa Kapal Tanker Milik Korindo
“Tapi sebenarnya itu biasa namanya lelang kan ada sitaan kejaksaan juga laku,” kata dia.
Joko mengatakan pihaknya belum menentukan strategi lelang yang akan dilakukan agar aset Tommy tersebut terjual. Pada 2009, total aset yang dimiliki Tommy ditaksir senilai Rp 2,61 triliun.
Berdasarkan data di laman DJKN, empat aset Tommy di bawah PT Timor Putera Nasional yang dilelang di antaranya, tanah seluas 530.125,526 m2 di Desa Kamojing, Kabupaten Karawang, Jawa Barat atas nama PT KIA Timor Motors.
Baca Juga
DJKN Lelang Aset Kasus Jiwasraya dan Pabrik Sawit di Pekanbaru, Masing-Masing Laku Rp 1,9 Triliun
Kemudian, tanah seluas 98.896,700 m2 di Desa Kalihurip, Kabupaten Karawang atas nama PT KIA Timor Motors. Tanah seluas 100.985,15 m2 di Desa Cikampek Pusaka, Kabupaten Karawang atas nama PT Kia Timor Motors. Terakhir, tanah seluas 518.870 m2 di Desa Kamojing, Kabupaten Karawang, atas nama PT Timor Industri Komponen.

