Rektor Universitas Paramadina: Dunia Usaha Harus Jalan Terus, Jangan Terpaku ke Sosok Sri Mulyani
JAKARTA, investortrust.id - Pemilihan umum (pemilu) 2024 telah usai. Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah menetapkan sejumlah partai pemilik suara terbanyak dan pemenang pemilihan presiden (pilpres) 2024 yaitu Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.
Menurut ekonom senior dan Rektor Universitas Paramadina, Didik J. Rachbini, dunia usaha harus langsung bergerak usai pemilu 2024. Sebab, pemilu 2024 telah berjalan dengan baik dan lebih baik dari pemilu di negara-negara lain.
“Saya kira dunia usaha tidak usah wait and see,” kata Didik kepada investortrust.id di kompleks Universitas Paramadina, Jakarta, Kamis (21/3/2024).
Baca Juga
Ketum Apindo: Persepsi ’Smooth Leadership Transition’ Meningkat Setelah KPU Umumkan Hasil Pilpres
Didik mengatakan saat ini agenda yang sedang berjalan yaitu di tingkat elite. Sejumlah elite partai politik bakal berebut kursi di pemerintahan yang baru. Meski demikian, kata dia, kondisi ini tidak akan banyak mengubah situasi.
“Jadi teman-teman di Kadin dan dunia usaha tidak perlu gelisah dan teman-teman media harus menyampaikan sisi positif dari perkembangan dunia politik sekarang,” kata dia.
Didik tak bermasalah meski ada kemungkinan bergabungnya partai oposisi ke dalam kabinet. Tetapi, dia tetap berharap munculnya check and balances dari proses di pemerintahan.
Baca Juga
Didik menilai, dunia usaha tetap harus percaya diri menghadapi situasi politik pascapemilu. “Karena Indonesia ini masih berpeluangnya besar (jadi negara maju) dan kalau tidak mengambil peran ini, dunia usaha akan ketinggalan dan ekonomi Indonesia menjadi korban,” ucap dia.
Didik menyebut dunia usaha tidak perlu menunggu sosok menteri keuangan di kabinet baru. Dia mengatakan saat ini ada banyak doktor ekonomi yang siap menggantikan posisi Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati.
“Karena chemistry Sri Mulyani dan Prabowo memang nggak ketemu. Ya udah cari gantinya siapa. Sri Mulyani memang dianggap simbol, tapi nggak satu-satunya,” ujar dia.

