BPS Sebut Impor pada Mei 2025 Alami Kenaikan 4,14% Secara Tahunan
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat terjadinya kenaikan nilai impor pada Mei 2025. Pada Mei 2025, nilai impor mengalami kenaikan sebesar 4,14% secara tahunan atau sebesar US$ 20,31 miliar.
Nilai impor migas tercatat sebesar US$ 2,64 miliar atau turun 3,8% secara tahunan. Sementara itu, nilai impor nonmigas naik sebesar US$ 17,67 miliar atau 5,44% secara tahunan.
“Peningkatan impor secara tahunan didorong oleh kenaikan impor nonmigas dengan andil kenaikan sebesar 4,67%” kata Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Pudji Ismartini, dalam paparan Rilis BPS, dipantau daring, Selasa (1/7/2025).
Baca Juga
Ekonom Prasasti Dorong Kepastian Hukum Sambut Kebijakan Deregulasi Impor
Berdasarkan penggunaan, impor pada Mei 2025, didorong kenaikan barang modal. Nilai impor barang modal tercatat sebesar US$ 4,44 miliar atau mengalami kenaikan sebesar 24,85% secara tahunan.
“Dengan andil kenaikan 4,53%” kata dia.
Nilai impor barang konsumsi pada Mei 2025 mencapai US$ 1,83 miliar atau 5,28% secara tahunan. Sementara penurunan terjadi impor dari bahan baku/penolong dengan nilai US$ 14,05 miliar.
“Nilai impor bahan baku/penolong turun 1,18% (secara tahunan)” ujar dia.
Secara kumulatif Januari-Mei 2025, nilai impor barang konsumsi mengalami penurunan sebesar 3,21% atau mencapai total US$ 8,38 miliar. Kenaikan tertinggi secara kumulatif terjadi pada impor barang modal yang mencapai 17,67% secara kumulatif atau senilai US$ 18,83 miliar.
Di sisi lainnya, impor bahan baku/penolong mengalami kenaikan sebesar 3,65% secara kumulatif atau sebesar US$ 69,4 miliar.

