Wamenkeu Keluhkan Kondisi Global: Kacau Balau!
JAKARTA, investortrust.id - Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Suahasil Nazara mengeluhkan soal kondisi global yang ia sebut semakin tidak menentu. Hal itu disampaikan saat menjadi pembicara kunci dalam Kadin Global & Economic Outlook Q1-2025.
"Global ini sekarang kacau balau, betulan," katanya di Menara Kadin, Jakarta, Kamis (12/6/2025).
Menurut Suahasil, kacau balaunya tatanan global saat ini lebih disebabkan pada semakin menjauhnya negara-negara dunia dari cara kerja multilatelarisme. Ia menyebut saat ini teori-teori kerja sama ekonomi internasional seperti friendshoring dan onshoring kian tidak berlaku.
Bahkan ia blak-blakan menyebut negara-negara dunia tidak lagi bisa membedakan mana kawan dan lawan.
Baca Juga
Turun Tajam, Bank Dunia Pangkas Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Global 2025 Jadi 2,3%
"Bahkan kalau kita lihat situasi Amerika sendiri ini, sekarang kayaknya dalam negerinya pun (menjadi) lawannya juga. Bukan hanya luar negeri yang lawannya, dalam negerinya pun bisa jadi lawan juga," ungkapnya.
Guru Besar Ilmu Ekonomi ini menjelaskan, menurunnya cara kerja multilateralisme global pada sisi lain memunculkan apa yang disebut dengan unilateralism atau perspektif mementingkan bangsa sendiri. Sebagai contoh, ia menyebut kebijakan America First oleh Presiden AS Donald Trump sebagai wujud dari unilateralisme.
Suahasil menyebut situasi ini menjadi alarm bagi pemerintah Indonesia untuk dapat memperkuat kebutuhan domestik agar tidak terganggu dari dampak adanya ketidakstabilan global. Meski demikian ia meyakini dalam mewujudkan kesejahteraan, setiap negara pasti membutuhkan negara lain untuk memenuhi kebutuhannya.
"Karena dunia itu sudah sedemikian ter-connect satu dengan yang lain. Karena itu sekarang menjadi pertanyaan besar ini, mau ke arah mana dunia kita ini?," ungkapnya.

