Dituduh Gunakan Kewenangan untuk Kepentingan Pribadi, Menperin Bakal Tempuh Jalur Hukum
JAKARTA, investortrust.id - Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita mengecam pernyataan Koordinator Lentera Studi Pemuda Indonesia (LSPI) Hairullah yang menuduh dirinya melindungi istri dalam perkara tidak memenuhi kewajiban pembayaran dalam jual beli tanah atas nama PT Asiana Lintas Development (PT ALD).
Agus mengungkapkan, dalam beberapa artikel di media online tersebut, Hairullah mengatakan bahwa PT ALD belum melakukan pembayaran atas pembelian tanah milik almarhum Maridi Sayugo sebesar Rp 35 Mmiliar.
Baca Juga
Industri Pengolahan Kelapa Hadapi Kelangkaan Bahan Baku, Kemenperin Usulkan 3 Kebijakan Ini
Atas pemberitaan tersebut, Menperin Agus menyatakan bahwa yang disampaikan LSM tersebut merupakan tuduhan yang tidak benar, fitnah, dan merupakan pencemaran nama baik.
"Transaksi jual beli tanah tersebut sudah selesai, dan PT ALD telah menyelesaikan semua kewajibannya. Dengan demikian, tidak ada lagi kewajiban perusahaan tersebut pada pemilik tanah sebelumnya," ujar Menperin dalam keterangan tertulisnya, Rabu (26/3/2025).
Agus menambahkan, kewajiban PT ALD terkait jual beli tersebut sudah tuntas. Ia juga menegaskan bahwa dirinya tidak menggunakan fasilitas dan kewenangannya sebagai pejabat publik untuk melindungi istrinya dalam masalah yang dituduhkan tersebut.
Baca Juga
Menperin: Pembangunan Kilang Minyak 1 Juta Barel Jadi Game Changer Industri Petrokimia Nasional
"Tindakan mengaitkan saya sebagai menperin yang seakan-akan menggunakan fasilitas dan kewenangan untuk melindungi istri dalam persoalan yang mereka sampaikan ini adalah tidak berdasar dan merupakan fitnah serta pencemaran nama baik,” jelasnya.
Atas dasar tuduhan tersebut, Menperin Agus menyatakan akan menempuh jalur hukum terhadap pihak-pihak dengan dugaan pencemaran nama baik dan fitnah.
"Bukan hanya informasi yang disampaikan tidak benar, tetapi juga mengakibatkan kegaduhan di kalangan masyarakat akibat pencemaran nama baik yang dilakukan,”tegas Agus.

