Pemerintah Optimalkan Sistem INSW untuk Akselerasi Kinerja Perdagangan Internasional
JAKARTA, investortrust.id – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memimpin rapat koordinasi Dewan Pengarah Indonesia National Single Window (INSW) di Jakarta, Senin, (27/11/2023).
Airlangga mengatakan rapat koordinasi INSW membahas terkait kebijakan strategis, keputusan strategis, dan langkah penyelesaian masalah sebagai upaya meningkatkan kinerja perdagangan internasional Indonesia.
‘’Sesuai dengan amanat Perpres 44 Tahun 2018, maka setidaknya 2 kali dalam setahun kita harus rapat INSW,’’ papar Menko Airlangga.
Untuk diketahui INSW merupakan langkah implementasi transformasi digital. Sistem ini dibentuk pemerintah sebagai upaya mengakselarasi kinerja perdagangan internasional Indonesia.
Integrasi ekosistem INSW tersebut diharapkan mampu mendorong efisiensi layanan ekspor, impor, dan logistik yang berujung kepada peningkatan daya saing nasional.
Dikatakan, dalam upaya harmonisasi kebijakan dan sinkronisasi proses bisnis terkait dengan pelaksanaan INSW, Pemerintah sebagai trade facilitator juga terus meningkatkan koordinasi antar Kementerian/Lembaga.
Sistem INSW yang diterapkan saat ini telah memiliki jangkauan yang luas yakni mulai dari proses bisnis sebelum kedatangan sarana pengangkut, saat kedatangan sarana pengangkut, saat proses cargo clearance, hingga saat cargo keluar dari Kawasan Pabean.
Berbagai proses tersebut melibatkan beragam stakeholders baik dari entitas Pemerintah maupun swasta, sehingga diperlukan penguatan kerja sama.
Adapun rapat koordinasi Dewan Pengarah INSW dihadiri oleh sejumlah pejabat terkait terdiri dari: Menteri Keuangan, Menteri Komunikasi dan Informatika, Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan, Kepala Badan Pengawas Tenaga Nuklir, Kepala Badan Karantina Indonesia, Deputi Bidang Teknologi Informasi Penanaman Modal Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal, Sekretaris Kemenko Perekonomian, Juru Bicara Kemenko Perekonomian, Kepala Bareskrim Polri.
Kemudian, Kepala Departemen Strategis Bank Indonesia, Plt. Sekretariat Jenderal dan Direktur Jenderal Ketahanan, Perwilayahan, dan Akses Industri Internasional Kementerian Perindustrian, Sekretaris Jenderal Kementerian Perhubungan, Direktur Jenderal Daya Saing Produk Kementerian Kelautan dan Perikanan, Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri, Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan, Sekretaris Jenderal dan Kepala Pusat Data dan Informasi Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Sekretaris Jenderal Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, serta Direktur Jenderal Perencanaan Pertahanan Kementerian Pertahanan.

