Rapat Komite IV dengan Menkeu Mendadak Tertutup, Anggota DPD Terkejut
JAKARTA, investortrust.id - Anggota DPD RI dari Jambi, Elviana mengaku terkejut dengan keputusan rapat tertutup yang digelar Komite IV DPD dengan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati.
"Oh ya? Kalau tahu saya suruh buka (rapatnya)" kata Elviana, saat ditemui di sela-sela rapat, di kompleks parlemen, Jakarta, Selasa (18/2/2025).
Elviana menjelaskan rapat kerja ini seharusnya bersifat terbuka. Dia mengaku terkejut ketika diberitahu tayangan rapat dihentikan.
Elviana mengatakan rapat yang digelar tertutup itu membahas anggaran, APBN yang telah berjalan 2024, dan APBN 2025. Selain itu, program makan bergizi gratis (MBG) turut menjadi pembahasan.
"Memang tadi saya lihat ketika bahas mbg beliau skip, mungkin tidak mau habis waktu," ucap dia.
Baca Juga
Ekonom Sarankan Pemerintah Buat APBN P Ketimbang Terbitkan Inpres 1/2025 Penghematan Anggaran
Elviana menjelaskan telah menyampaikan ke Sri Mulyani bahwa program MBG perlu dievaluasi terlebih dahulu. Sebab, di tengah efisiensi anggaran yang berdampak menyeluruh, program MBG tak dikerjakan secara serempak.
"Di Jambi itu baru 14 sekolah SD dan TK dari 11 kabupaten/kota, sementara efeknya kan nggak serempak, jadi adilnya gimana," ucap dia.
Rapat kerja menteri keuangan dengan Komite IV DPD, awalnya dibuka oleh Ketua Komite IV DPD Ahmad Nawardi. Rapat kerja itu dibuka mengenai pelayanan Cortex yang bermasalah.
"Menurut informasi DJP hanya bisa kumpulkan 20 juta faktur dan dari sebelumnya 60 juta faktur pada tahun sebelumnya sehingga penerimaan pajak yang terukumpul nanti bisa dikalrifikasi," ujar Ahmad.
Selain itu, Ahmad menyebut dampak pemangkasan yang agresif dapat memberi dampak bagi perekonomian ke depan. Tidak hanya ekonomi, dia yakin efisiensi juga akan berdampak ke sosial, kesejahteraan masyarakat, subsidi, dan konsumsi domestik.

