PSN Serap 2,71 Juta Tenaga Kerja, Terbanyak Masih di Pulau Jawa
JAKARTA, investortrust.id - Sebanyak 190 proyek strategis nasional (PSN) dan 80 yang dalam tahap konstruksi telah berjalan sejak 2016 hingga 2023 menyerap 2,71 juta tenaga kerja secara nasional. Total nilai dari 190 PSN yang diselesaikan yaitu Rp 1.515,4 triliun.
“Selama ini kita tidak hanya Rp 1.500 triliunan tapi lebih dari itu karena ada yang sudah beroperasi sebagian ada yang masih konstruksi, dimana semuanya memberikan dampak multiplier effect dalam tenaga kerja dan ekonomi di daerah,” kata Deputi Bidang Koordinasi Pengembangan Wilayah dan Tata Ruang Kementerian Koordinator bidang Perekonomian, Wahyu Utomo, di kantornya, Jakarta, Rabu (07/02/2024).
Selain menyerap tenaga kerja langsung, Wahyu mengatakan dampak pembangunan PSN tidak serta merta langsung terasa. Dia mengatakan, Estimasi waktu manfaat PSN paling tidak sekitar 5-7 tahun setelah selesai.
“Memang tidak bisa dinikmati jangka pendek, tapi ada sekitar 5-7 tahun kemudian memberikan manfaat yang maksimal,” kata dia.
Baca Juga
Jelang Akhir Kepemimpinannya, Jokowi Targetkan 41 PSN Rampung pada 2024
Pulau Jawa menjadi lokasi PSN yang paling banyak menyerap tenaga kerja, dengan 966.404 tenaga kerja. Setelah itu, PSN di Pulau Sumatera menyerap 577.317 tenaga kerja.
Pulau Kalimantan, lokasi pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN), menyerap 307.346 orang tenaga kerja. PSN di Pulau Sulawesi menyerap 267.924 orang tenaga kerja.
Adapun PSN di Maluku dan Papua menyerap 218.713 orang tenaga kerja. Terakhir, PSN di Bali dan Nusa Tenggara menyerap 38.771 orang tenaga kerja.
Selain proyek yang sudah selesai, pada 2024 ini masih berjalan beberapa proyek yang berlangsung sejak 2023. Sebanyak 50 proyek tersebut bernilai Rp 828 triliun masih dalam tahap konstruksi, 4 proyek dalam tahap transaksi, dan 37 proyek plus 4 program dalam tahap penyiapan.
Baca Juga
Selama Menjabat, Jokowi Rampungkan 190 PSN Senilai Rp 1.515,4 Triliun
Meski demikian, dalam berjalannya waktu, terdapat 12 PSN yang dikeluarkan. 12 PSN yang dikeluarkan tersebut yakni:
1. Kereta Semi Cepat Jakarta-Surabaya.
2. Penyediaan Air Baku Sidan, Provinsi Bali.
3. Jalan Tol Rantau Prapat-Kisaran.
4. Jalan Tol Langsa-Lhokseumawe.
5. Jalan Tol Lhokseumawe-Sigli.
6. Jalan Tol Dumai-Sp. Sigambal-Rantau Prapat.
7. Jalan Tol Muara Enim-Lahat-Lubuk Linggau.
8. SPAM Djuanda/Jatiluhur II, Jawa Barat-DKI Jakarta.
9. SPAM Jatigede, Jawa Barat.
10. SPAM Kamijoro, D.I.Yogyakarta.
11. Pelabuhan Ambon Baru.
12. Kawasan Industri Tanggamus, Lampung.

