Mendiang Faisal Basri Ingin Generasi Muda Lantang Suarakan Keadilan
JAKARTA, investortrust.id - Ekonom senior Faisal Basri telah tiada 5 September 2024. Namun, pemikiran dan petuahnya terhadap para ekonom muda terus bergema.
Direktur Big Data Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Eko Listiyanto mengatakan, Faisal ingin banyak anak muda lantang suarakan keadilan di negeri ini. Sebab, Faisal ingin demokrasi menjadi jalan menuju kemakmuran.
Baca Juga
Indef Lakukan Ini untuk Jaga Gagasan Mendiang Faisal Basri Tetap Mengalir
“Kalau ada opsi masyarakatnya seperti Orde Baru, tidak boleh mengkritik, tetapi dijamin sejahtera. Itu bukan opsi. Tetap, dua-duanya harus jalan. Ekspresi harus jalan dan ekonomi juga harus jalan,” kata Eko di kantor Indef, Jakarta Selatan, Jumat (7/2/2025).
Eko mengatakan, terdapat negara yang mampu menjalankan dua hal ini secara bersamaan, misalnya, negara-negara di Skandinavia. “Bagi saya, obrolan dengan Pak Faisal lebih banyak di situ. Bagaimana membangun negara berkeadilan tanpa harus modelnya etatisme atau kontrol penuh dari pemerintahan,” ujar dia.
Eko menyebut, Faisal merupakan figur kokoh dalam memperjuangkan keadilan ekonomi. Selama berinteraksi dengan Faisal, dia merasakan satu titik penting meski memiliki ragam perspektif mazhab ekonomi. “Titik pentingnya, yaitu keadilan ekonomi,” ujar dia.
Baca Juga
Kenang Faisal Basri, Sri Mulyani: Faisal ingin Indonesia Maju dan Bebas Korupsi
Oleh karena itu, Eko tak terkejut dengan banyaknya kata-kata keadilan yang muncul dalam setiap analisis Faisal. Sebab, Faisal percaya bahwa pasar bisa menciptakan mekanisme efisien, tetapi harus ada kontrol dari negara. “Kombinasi itu yang memungkinkan terciptanya kesejahteraan,” kata dia.

