Ini Sumbangan Belanja Pemerintah pada Pertumbuhan Ekonomi 2024
JAKARTA, investortrust.id - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat belanja pemerintah selama 2024 mengalami pertumbuhan sebesar 6,61%. Angka ini memiliki kontribusi pada pertumbuhan ekonomi sebesar 7,73%.
Menurut Plt Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti, kontribusi belanja pemerintah terhadap pertumbuhan ekonomi setiap tahunnya bervariasi. Distribusi tertinggi belanja pemerintah terjadi saat Covid-19 atau 2020 yang sempat mencapai 9,66%. “Pada 2021 sebesar 9,25%, 2022 menjadi 7,69%, lalu 2023 sebesar 7,45%, dan pada 2024 sebesar 7,73%," kata Amalia di kantor pusat BPS, Jakarta, Rabu (5/2/2025).
Baca Juga
Menko Perekonomian Sebut Pertumbuhan Ekonomi 2024 Masih Solid
Pada 2024, porsi belanja pemerintah menempati urutan keempat di bawah konsumsi rumah tangga, investasi atau belanja pembentukan modal tetap bruto (PMTB), dan ekspor. Sumbangan konsumsi rumah tangga pada produk domestik bruto (PDB) mencapai 54,04% pada 2024, investasi sebesar 29,15%, serta ekspor sebesar 22,18%. “Konsumsi rumah tangga dan PMTB masih menjadi penyumbang utama PDB pada 2024, dengan akumulasi kontribusi sebesar 83,19%” ujar dia.
Sementara itu, komponen yang tumbuh tinggi pada 2024 yaitu lembaga non-profit yang melayani rumah tangga (LNPRT). Komponen ini tumbuh 12,48% secara kumulatif.
Belanja pemerintah menjadi isu beberapa pekan terakhir. Sebab, Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan efisiensi anggaran pada awal 2024. Instruksi ini membuat efisiensi anggaran kementerian atau lembaga (K/L) sebesar Rp 256,1 triliun dari pagu Rp 1.160,1 triliun.
Baca Juga
Ketum Kadin Anindya Bakrie Paparkan Strategi Kejar Pertumbuhan Lebih Tinggi
Melihat instruksi ini, BPS akan menghitung dampak efisiensi secara kuartal selanjutnya. "Jadi dampaknya nanti (efisiensi) ke PDB, kita lihat saja pada rilis triwulan berikutnya, kami mencatat hari ini perkembangan ekonomi triwulan IV 2024 yang merekam pencatatan periode Oktober, November, dan Desember," kata dia.

