Menanti Dinamika Rupiah di Era Kepemimpinan Baru Donald Trump
JAKARTA, investortrust.id – Pelantikan Donald Trump sebagai Presiden Amerika Serikat (AS) pada 20 Januari 2025 membawa dampak besar terhadap perekonomian global, termasuk Indonesia. Mata uang Garuda pun geraknya ke depan menanti kebijakan Trump yang kini menjadi presiden ke-47 AS.
Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS tampak menguat setelah Donald Trump dilantik. Dilansir dari Refinitiv, rupiah pada pembukaan perdagangan hari ini (21/1/2025) menguat 0,46% di angka Rp 16.280 per dolar AS. Posisi ini merupakan yang terkuat sejak 14 Januari 2025 atau sekitar satu pekan terakhir.
Meski begitu, masih ada tantangan seperti perang dagang antara AS dan China, serta prospek suku bunga The Fed di tahun ini. Di mana, dua hal tersebut akan memberi pengaruh besar ke nilai tukar rupiah.
Baca Juga
Namun dengan langkah-langkah strategis yang diambil oleh Bank Indonesia dan pemerintah, serta optimisme pertumbuhan ekonomi 8%, Indonesia diharapkan mampu menjaga stabilitas ekonomi secara relatif.
Lalu bagaimana potensi rupiah terhadap dolar AS di tahun 2025 ini?. Berikut video wawancara Investortrust dengan pengamat komoditas yang juga Direktur PT Laba Forexindo Berjangka Ibrahim Assuaibi di Jakarta, Selasa (21/1/2025):

